Arde atau Grounding untuk Instalasi Listrik Rumah

Simbol umum untuk Grounding

Simbol yang umum dipakai untuk Grounding

Sesuai dengan janji kami pada artikel sebelumnya untuk mengangkat tema mengenai pentanahan atau grounding. Tema ini dihadirkan atas masukan seorang pembaca website yang mempunyai concern mengenai pentanahan ini. Terima kasih Mbah Osso atas observasinya. Semoga bermanfaat bagi masyarakat luas.

Seperti yang dijelaskan pada artikel “Mengenal Peralatan Listrik rumah (3)”, ada disana kami bahas secara singkat mengenai grounding atau pentanahan ini. Dalam bahasa sehari-hari, istilah yang lebih popular di masyarakat untuk pentanahan atau grounding adalah “Arde”.

Untuk tulisan ini, kami memilih istilah “grounding” karena dirasa akan lebih sesuai dengan penamaan dari komponen-komponen instalasinya.

Dalam suatu instalasi listrik rumah, grounding wajib dipasang sebagai bagian keselamatan bagi instalasi listrik rumah itu sendiri. Akan tetapi, sebagian besar masyarakat masih kurang memahami seberapa penting fungsi grounding ini.

Kalaupun mengerti, mungkin saja tidak banyak yang tahu parameter apa yang harus diperhatikan sebagai justifikasi apakah system grounding yang terpasang sudah baik atau belum. Untuk itu marilah kita nikmati artikel ini lebih dalam lagi.

Pengertian Grounding

Dari situs Wikipedia, dijelaskan bahwa grounding adalah suatu jalur langsung dari arus listrik menuju bumi atau koneksi fisik langsung ke bumi. Dipasangnya koneksi grounding pada instalasi listrik adalah sebagai pencegahan terjadinya kontak antara makhluk hidup dengan tegangan listrik berbahaya yang terekspos akibat terjadi kegagalan isolasi. Anda bisa baca juga artikel “Kesetrum (Tersengat Listrik)” untuk menambah pemahaman.

Dalam PUIL 2000 (PUIL : Persyaratan Umum Instalasi Listrik, saat ini edisi terakhir adalah tahun 2000), dipakai istilah pembumian, dan memiliki pengertian sebagai “penghubungan suatu titik sirkit listrik atau suatu penghantar yang bukan bagian dari sirkit listrik, dengan bumi menurut cara tertentu

(PUIL adalah ketentuan atau persyaratan teknis yang diterapkan di Indonesia, dengan mengacu kepada standard internasional, dan dibuat sebagai pedoman dalam pelaksanaan pekerjaan instalasi listrik)

Pun, koneksi ke tanah dapat juga membatasi kenaikan dari tegangan listrik statis ketika menangani produk yang mudah terbakar atau ketika memperbaiki perangkat elektronik. Contohnya adalah saat pengisian BBM di SPBU dari truk tangki pengangkut ke tangki penyimpanan SPBU, dimana truk tangki itu harus disambungkan kabel grounding agar mencegah timbulnya listrik statis yang dapat menimbulkan percikan api sehingga mengakibatkan kebakaran.

Pengertian listrik statis secara singkat adalah kumpulan muatan listrik yang terdiri dari unsur positif dan negatif, dalam keadaan “diam” (secara teknis elektron bergerak mengelilingi inti atom) dan dapat secara tiba-tiba bergerak atau terjadi loncatan bila didekati oleh suatu unsur penghantar listrik seperti logam atau kabel listrik. Loncatan ini kadang-kadang dapat menimbulkan percikan api bila muatannya besar. Contoh paling mudah adalah petir. (pengertian lebih detail mengenai listrik statis dan listrik dinamis akan kami bahas pada artikel-artikel mendatang)

Fungsi Grounding

Sebagai bagian dari proteksi instalasi listrik rumah, grounding ini mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut :

1. Untuk tujuan keselamatan, seperti yang dijelaskan sebelumnya, grounding berfungsi sebagai penghantar arus listrik langsung ke bumi atau tanah saat terjadi tegangan listrik yang timbul akibat kegagalan isolasi dari system kelistrikan atau peralatan listrik. Contohnya, bila suatu saat kita menggunakan setrika listrik dan terjadi tegangan yang bocor dari elemen pemanas di dalam setrika tersebut, maka tegangan yang bocor tersebut akan mengalir langsung ke bumi melalui penghantar grounding. Dan kita sebagai pengguna akan aman dari bahaya kesetrum. Perlu diingat, peristiwa kesetrum terjadi bila ada arus listrik yang mengalir dalam tubuh kita.
2. Dalam instalasi penangkal petir, system grounding berfungsi sebagai penghantar arus listrik yang besar langsung ke bumi. Dalam prakteknya, pemasangan grounding untuk instalasi penangkal petir dan instalasi listrik rumah harus dipisahkan.
3. Sebagai proteksi peralatan elektronik atau instrumentasi sehingga dapat mencegah kerusakan akibat adanya bocor tegangan.

Bila ditinjau lebih luas lagi, pengertian dan fungsi grounding akan berbeda bila diterapkan pada system transmisi tenaga listrik, tujuan pengukuran, pesawat terbang atau pesawat ruang angkasa.

1. Untuk rangkaian system transmisi tenaga listrik yang besar, bumi itu sendiri dapat digunakan sebagai salah satu penghantar bagi jalur kembali dari rangkaian tersebut, dimana dapat menghemat biaya bila dibandingkan pemasangan satu penghantar fisik sebagai saluran kembali. Perlu diketahui, arus listrik yang mengalir ke beban akan mengalir kembali ke sumber arus listrik tersebut.
2. Untuk tujuan pengukuran, bumi dapat berperan sebagai tegangan referensi yang relatif cukup konstan untuk melakukan pengukuran sumber tegangan lain.
3. Pada pesawat terbang, saat beroperasi tentu tidak memiliki koneksi fisik yang langsung ke bumi. Karena itu pada pesawat udara, terdapat suatu konduktor besar yang berfungsi sama seperti grounding, sebagai jalur kembali dari berbagai arus listrik. Selain itu pesawat udara memiliki static discharge system yang dipasang pada ujung-ujung sayap, yang gunanya membuang kembali ke udara muatan listrik yang timbul akibat gesekan dengan angkasa saat terbang, sehingga pesawat aman dari sambaran petir.
Static Discharge System pada Pesawat Terbang

Static Discharge System pada Pesawat Terbang

System grounding yang terpasang di instalasi listrik rumah

Kabel grounding secara umum terkoneksi di kWh meter PLN. Pada saat pemasangan kWh meter, petugas PLN yang melakukan pemasangan instalasi grounding dan juga menyambung kabel grounding di dalam kWh meter tersebut. Dalam hal ini petugas PLN akan memastikan grounding terpasang dengan benar. Karena kWh meter adalah milik PLN dan disegel.

Tetapi, sering juga perumahan yang dibangun memasang sendiri instalasi grounding, dengan menggunakan jasa kontraktor instalasi listrik, sebelum PLN memasang kWh meter-nya. Dan kemudian saat kWh meter dipasang, petugas PLN akan menyambung koneksi grounding tersebut di kWh meter. Untuk sistem koneksi grounding di kWh meter, terminal grounding akan dihubungkan dengan terminal netral.

Sistem grounding di kWh meter akan disambungkan menggunakan kabel grounding dari kabel NYM  masuk ke MCB Box (untuk memahami jenis-jenis kabel bisa baca artikel sebelumnya “Mengenal Peralatan Instalasi Listrik Rumah (2)” ).

Gambar berikut adalah contoh koneksi untuk grounding yang terpasang di MCB Box (Pengaman Listrik atau Panel Hubung Bagi) dari instalasi listrik rumah.

 

MCB Box dengan Terminal Pentanahan

Warna merah adalah terminal pentanahan di MCB Box

Dalam gambar tersebut, sirkuit dari instalasi listrik rumah digunakan 3 buah MCB dan kabel masuk dari kWh meter berada di bagian bawah serta kabel keluarnya berada dibagian atas. Terminal netral berada di bagian atas (kabel berwarna biru) dan terminal proteksi grounding berada di bagian bawah (kabel hijau-kuning).

Bagaimana dengan instalasi grounding di bagian luar atau “outdoor”. Untuk tipe yang umum atau konvensional bisa dilihat pada gambar berikut :

Instalasi Grounding Rumah

Contoh Instalasi Grounding Rumah

Dari gambar dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Sistem grounding yang terpasang ada dua macam yaitu untuk instalasi listrik rumah dan instalasi penangkal petir. Dua system grounding ini memang harus dipisahkan pemasangannya dan berjarak paling tidak 10 m.
2. Koneksi grounding untuk instalasi listrik rumah terpasang di kWh meter PLN.

Komponen instalasi grounding adalah sebagai berikut :

1. Grounding rod, yaitu batang grounding yang ditanam di dalam tanah. Terdiri dari pipa galvanis medium ¾”, kawat tembaga BC berdiamater 16 mm2, Dan dilengkapi dengan “splitzen” yang dikencangkan dengan baut. Panjang grounding rod ini biasanya antara 1.5 m s/d 3 m.
2. Pipa PVC, yang digunakan sebagai selubung (konduit) dari kabel grounding yang ditanam dalam dinding / tembok atau untuk jalur kabel penangkal petir.

Dari kWh meter, kawat tembaga BC yang terpasang dalam pipa PVC sebagai konduit bertemu dengan grounding rod dalam satu bak kontrol. Untuk instalasi penangkal petir, air terminal yang terpasang harus mampu meng-cover sampai radius 120 derajat. Dan di posisi air teminal, batang tembaga disambung dengan kabel BC langsung menuju grounding rod.

Detail dari masing-masing instalasi adalah sebagai berikut :

Instalasi Grounding Rod

Detail Komponen Grounding Rod

Instalasi Air Terminal

Detail Komponen Air Terminal dari Penangkal Petir

 

Parameter dalam menentukan kualitas grounding

Parameter yang paling penting dalam menilai kualitas grounding adalah resistans atau nilai tahanan dalam satuan Ohm, yang terukur di koneksi grounding tersebut. Semakin kecil nilai tahanannya, semakin baik grounding tersebut. Artinya arus gangguan listrik atau petir dapat lebih cepat menuju bumi tanpa hambatan berarti. Ingatlah, arus listrik secara alami cenderung mencari jalan dengan hambatan termudah (prinsipnya sama dengan manusia yah..)

Nilai yang umum dipakai adalah nilai tahanan maksimal 5 Ohm untuk instalasi listrik rumah dan maksimal 2 ohm untuk instalasi petir. Hal ini juga sesuai dengan yang dinyatakan dalam PUIL 2000.

Yang perlu dicatat disini adalah, nilai tahanan yang didapat tidak selalu sama dengan panjang grounding rod yang terpasang, karena sangat tergantung pada kondisi tanah dimana instalasi grounding ini dipasang. Bila kondisi tanahnya mempunyai nilai tahanan rendah, maka cukup dipasang satu atau dua batang grounding rod dan tahanan yang terukur dapat mencapai dibawah 5 Ohm.

Bila tahanan terukur masih tinggi, maka panjang grounding rod harus ditambah agar lebih dalam lagi. Akan tetapi, PUIL 2000 menjelaskan, jika daerah yang mempunyai jenis tanah yang nilai tahanannya tinggi, tahanan grounding-nya boleh mencapai maksimal 10 Ohm.

Pengukuran nilai tahanan ini menggunakan “earth tester”, dimana alat ukur ini sudah menjadi alat wajib bagi kontraktor yang mengerjakan instalasi grounding. Anda hanya perlu memastikan bahwa nilai tahanan yang terukur sudah sesuai dengan persyaratan instalasi grounding. Jadi bukan berapa meter grounding rod ditanam, tapi nilai resistansi yang harus jadi parameter utama.

Bagaimana koneksi grounding sampai di peralatan listrik

Satu hal yang tidak boleh kita abaikan adalah koneksi grounding harus dipastikan tidak terputus sampai ke peralatan listrik yang kita gunakan sehari-hari. Dari MCB Box atau kWh meter, kabel grounding yang berwarna hijau-kuning ini bersama dengan kabel phase dan netral akan melewati seluruh instalasi listrik rumah dan akhirnya terkoneksi di stop kontak.

Gambar berikut adalah salah satu contoh stop kontak, dimana kotak merah memperilhatkan koneksi dari grounding tersebut.

 

Grounding Stop Kontak

Koneksi Grounding pada Stop Kontak

Hal berikut selanjutnya adalah pada colokan listrik atau steker. Sebaiknya gunakan colokan listrik yang mempunyai fasilitas koneksi grounding terpasang. Anda dapat melihat pada gambar berikut contoh colokan listrik yang mempunyai koneksi grounding (ditandai dengan kotak merah atau lingkaran merah).

Colokan dengan Grounding

Colokan Listrik yang Mempunyai Fasilitas Grounding

Colokan dengan Grounding (2)

Contoh Colokan Multi bentuk “T” dengan Grounding

 

Untuk peralatan listrik dengan kapasitas cukup besar atau sering kita gunakan/sentuh sehari-hari seperti TV, Rice-cooker, setrika listrik, kabel rol, mesin air, kulkas, dll, sebaiknya menggunakan colokan listrik dengan fasilitas grounding ini.

Penutup

Semoga dengan pemaparan yang sederhana ini, anda sebagai pengguna peralatan listrik dalam kehidupan sehari-hari akan lebih memahami pentingnya instalasi grounding yang harus terpasang di instalasi listrik rumah anda.

Bila anda mempunyai informasi lain atau pengalaman yang mungkin saja berguna sebagai pelajaran, anda bisa menghubungi kami di halaman “kontak kami” atau memberikan komentar tambahan, sehingga artikel ini dapat lebih bermanfaat lagi. Pembahasan praktis mengenai tema ini dapat anda temukan di artikel “Bagaimana Memastikan System Grounding di Rumah Terpasang dengan Baik“.

Sekali lagi, keselamatan anda ditentukan oleh pengetahuan dan pemahaman yang anda miliki, kemudian aplikasi yang sudah dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari dan akhirnya ditambah pengalaman yang dialami diri sendiri ataupun orang lain yang berbagi kepada anda.

ILR-Team

Artikel Terkait Lainnya :

1. Listrik, tak kenal maka tak hati-hati…

2. Listrik, tak kenal maka tak hati-hati..(2)

3. Mengenal Peralatan Instalasi Listrik Rumah

4. Mengenal Peralatan Instalasi Listrik Rumah (2)

5. Mengenal Peralatan Instalasi Listrik Rumah (3)

6. Bagaimana Memastikan System Grounding di Rumah Terpasang dengan Baik

7.Pengawatan Meter Prabayar dan Munculnya Tulisan “PERIKSA”

 

 

Bergabung dalam Komunitas ILR :

1. Forum InstalasiListrikRumah.com

2. Grup Diskusi & Berbagi InstalasiListrikRumah.com di Facebook

3. FanPage InstalasiListrikRumah.com

 

 

 

195 Responses to Arde atau Grounding untuk Instalasi Listrik Rumah

  • bner aq mau tanya….knpa setrum listrik untuk tikus di sawah bila tersentuh manusia bisa mati alias mninggal dunia ……?apa yg mnyebabkannya ..? bagaimana cara kerjanya…?ap tegangannya bertambah…..?
    mhon jawabannya di tggu…..terimakasih…
    email saya di solekull@yahoo.com

    • Semproel:

      Ya jelas dong bila kawat phase (1Phase) yang bertegangan tersentuh tangan manusia akibat ada hantaran arus listrik yang mengalir dari genset ke tubuh manusia lalu ke tanah (ground) yang artinya orang tersebut akan tersengat listrik (Bs sampai meninggal bila arus listrik mengalir dlm tubuh lebih > dri 150 mA maka pembuluh darah, syaraf, otot jantung & otot pernafasan akan gagal bekerja timbul rasa kejang yg mnyakitkan & sulit bernafas). Perlu diketahui sumber listrik genset yang di pasang disawah itu tidak memiliki arde/ground jdi akn sgt berbahay skali bila kabel phase tersentuh tubuh. Apalagi kondisi tanah di sawah itu kan basah/becek yang artinya tahanan tanah menjadi mngecil yg berakibat bisa mudah menghantarkan arus listrik ke tubuh manusia.

  • kornelius kris kasijanto:

    saya punya pengetahuan yang mendasar tentang arti dan pungsi dari Grounding ,mempunyai peran yang sangat…penting yang selama ini tidak pernah ada penjabaran yang pasti….

    Pungsi arde yang sebenarnya : 1, Arde….untuk pengaman alatalat lstrik…2.Arde.untuk pengaman..terputusnya..jaringan negatip….3.Arde..untuk penangkal petir

    Dan semua itu itu tidak boleh terkait dan jelas beda tahanan,serta mengacu tentang pemasangan PENANGKAP PETIR yang asal-asalan,,seolah olah dipandang swebagai kelengkapan…saja.

    lain kali disambung lagi…….

    terima kasih…..

  • kornelius kris kasijanto:

    TENTANG PETIR…….pemasangan petir jelas tidak boleh inter-koneksi dengan BANGUNAN..
    AKIBATNYA…penghantaran arus petir menuju ke Tanah/Gounding…terhambat oleh penghantar yang berhubungan dengan bangunan.
    Sumber resmi yang saya adopsi…..Petir mempunyai besar Tegangan 185.000 Volt…daya hantarnya 1275 CPS

    Bagaimana Pola gambar tersebut bisa dibenarkan,,tatkala….Geografis sudah banyak berubah.

    Trima kasih

    • Semproel:

      Ralat bukan pemasangan petir tapi pemasangan “Anti petir”….lalu saya tambahin dikit, tegangan petir itu tidak dapat diprediksi besaran arus(Ampere) dan tegangan listrik(volt), disetiap tempat permukaan bumi akan berbeda2 muatan ion negatip dan positipnya, juga kandungan muatan listrikyg ada di awan yg mendung tergantung byk faktor. Mohon maaf & dikoreksi bila saya salah. CMIIW

  • ibnu:

    apakah ada korelasi/hubungan antara kualitas grounding dgn penghematan penggunaan listrik?

  • adl:

    bos. kabel grounding di rumah saya tidak terpasang dengan benar tepatnya pada sambungan ke kabel listrik nya. pas saya buka bok skring kabel grounding tidak terhubung ke kabel listrik nya cuman terhubung ke tanah doank. saya mau sambung kabel grounding ini di satukan ke babel yang mana? di situ dites pake obeng teter ada apinya apa di satukan ke yang pake api atau yang tidak apke api?

  • dzaka:

    assalamuaikum.wr.wb
    mohon maaf sebelumnya,.. Saya mau tanya sama abang-abang sekalian,. Dirumah saya voltasenya sering tidak stabil,kadang-kadang pernah sampe 90 v, saya sudah coba pake stabilizer berbagai merk tetapi stabilizernya cuma bisa bertahan 3 – 4 bulan saja habis itu keluar asap (rusak) apakah dengan memasang grounding bisa menambah voltase kemudian apakah grounding itu bisa menstabilkan arus listrik,. Mohon petunjuknya. Terima kasih

  • azwar arifudin:

    Saya mau tanya cara pengkoneckan kabel grounding drumah, yang masih pakai sekring lama yang model putih bulat itu,bukan MCB .
    Trus apabila kabel grounding yang untuk keamanan instalsi kabel 1 phase dan Netral tidak melalui meteran PLN bisa nggak? Maksudnya buat lagi grounding,kabel langsung masuk ke instalasi itu bisa atau tidak? Terimakasih

  • adjie:

    mau tanya. apakah grouding mempengaruhi pemakaian daya? maksudnya apakah bertambah beban jika menggunkan ground dibanding yg tdk pakai?

    • Jawabab saya, grouding tidak mempengaruhi pemakaian daya, Contoh Bulan ini banyarnya lebih mahal,
      Tapi Kalo grouding mempengaruhi Kekuatan daya Listrik, Emang bisa, Contoh Pemakean Lampu TL (lampu yg Panjang seperti tonggat :-) ) Biasaya akan susah menyala kalo daya Listriknya Lemah, yg mana Kedalaman Gronund ikut Andil di dalamnya

  • yudi.p:

    mohon bantuanya untuk di jelaskan karena kami sangat membutuhkanya.
    kabel ground dari meteran pln ,apakah bisa di sambungkan,ke jalur ground penangkal petir.
    apakah emang harus terpisah antara gronud meteran pln dengan ground anti petir.mihon penjelasanya.

    http://2.bp.blogspot.com/-w6w_zlvmzvI/UYXs-KIzAGI/AAAAAAAAAXk/x_1XcjmEmMo/s1600/grounding.png

    makasih.

  • sudar:

    Salam hormat,tanya dalam instalasi listrik prabayar/pulsa (perumahan) apa benar ground harus diputus semua?sewaktu display meter menunjukan “periksa” petugas pln menyuruh saya melepas semua ground tetapi sebulan sebelumnya ada ground juga masih normal/tidak ada kode periksa.trus apa ada kaitan bisa menghemat?trima kasih pak.bisakah kirim ke email sy pak?

  • mau nanya mas apa efek dari sambungan listrik rumah jika tanpa menggunakan negatif, jadi hanya phase dengan arde/pembumian, apakah berpengaruh pada perputaran meter menjadi lebih cepat atau tidak ada pengaruhnya sama sekali, untuk menghemat biaya karena jarak yg jauh (150m)….

    • apa efek dari sambungan listrik rumah /Toko /Ruko, jika tanpa menggunakan negatif, Hanya menggunakan grond arde dari tanah,,
      Berikut efeknya
      1.Kalau Kedalamannya tidak sampai ke danah yg basah,
      -Tanah sekitar, mengandung resiko Tegangan tinggi, jadi saran saya Berikan Pelinndung agar tidak di lalui orang
      -Kalo kedalaman ground Kurang,dan di sekitarnya banyak sampah, bisa terjadi Kebakaran
      2.Efeek kedua, Meskipun anda memasukan Ground yg paling dalam, Tidak Bisa un menjalankan Mesin Jahit, kalo mesin sayo dan TV, masih bisa

      Jadi Kalo ingin Tetap menggunakan 1kabel,
      1.Jaga ruangan Tempat Groun, tetap Bersih dari sampah, dan perlu sambuangan yg sipjuga kedalaman yg cukup
      2.Gunakan Voltase, sebagai regulator, yg mambu menangai Beban Perabot di rumah/toko tersebut(berkisar 500ribu ke atas)

  • yuher:

    Mas mau nanya nih… Yang didalam pipa galvanis batangan atau kabel tembaga?
    trus maksd dari kabel BC 16mm itu apakah berukuran diameter 16mm/1,6 cm aatau bagaimana? karena yang saya beli kabel bc 16mm tidak sampai berdiameter 16mm/1,6cm.
    terima kasih

    • ILR:

      Mas Yuher,

      Kabel Tembaga.
      Kabel BC 16mm2 itu maksudnya luas penampang kabel sebesar 16mm2. Kalo diameternya untuk kabel BC 16mm2 sekitar 5.1mm (dari data kabel BC).

  • Dedy:

    Slmt siang pak. Rumah saya daya terpasang adalah 2300W, sudah memakai meter Pra Bayar (voucher). Masalahnya adalah ada beberapa peralatan listrik (kulkas, komputer) body nya nyetrum. Kalau saya lihat instalasi listrik sudah memakai 3 kabel (strum, netral, arde). Apakah saya bisa membuat grounding dengan menarik kabel dari stop kontak didalam rumah kemudian dihubungkan ke tanah? Trm ksh.

  • sumber:

    terimakasih banyak atas informasinya gan,salam kenal
    http://cinta009.blogspot.com/

  • ade:

    Saya sudah pasang grounding, kenapa bila ada petir pada stop kontak terjadi percikan api dan MCB turun, apakah karena terjadi loncotan listrik statis ke ground pada stop kontak, bagaimana supaya tidak ada loncatan percikan apil lagi pada stop kontak.

  • john:

    mau nanya nih om,
    Di rumah saya kok nyala lampunya redup gak pull,apakah karena grounding nya yang di tanam kurang dalam.
    Awalnya sih normal pas grounding nya di pindahkn jadi kayak gitu…

  • ari:

    ITU BUKAN KARENA GROUNDINGNYA,,,,MASALAH PENYAMBUNGAN KURANG KENCANG,,BISA JG KARENA TEGANGAN RENDAH…

  • surelo:

    kebanyakan sekarang instalasinya tidak ada kabel groundingnya

  • rumondanng armin pane:

    pa ilr yang baik, di rumah daya terpasang 1300 watt, tetapi kalau menggunakan mesin las 900 watt, mcbnya suka ngetrip pada saat pengelasan berlangsung, sehingga pekerjaannya terhambat. pertanyaan ke -2, apabila pompa jet pump atau magicom dihidupkan bersamaan dengan AC, sama pak MCBNya ngetrip juga. kenapa bisa begiu ya pak? terus apa yang harus saya lakukan.? trimakasih sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Berlangganan Artikel

Berlangganan RSS

Ketik email anda untuk berlangganan:

Mengapa Berlangganan? | Apa itu RSS Feed?


Website Counter

Komentar Terbaru

  • Aziz: Kepada Yth, instalasilistrikrumah.com Mohon arahannya bagaimana penerapan kabel grounding pada kwh meter...
  • tarsi: Perlu dikoreksi ulang filosofi burungnya boss,karna burung tetap berdiri 2 kaki di kabel,hanya bagian tubuh...
  • agid ryan: itu masalahnya bukan di stabilizernya itu disebabkan karena adanya voltase turun atau beban turun dari...
  • sugeng: ILR mnta pengetahuwan nya krna pengunaan Arus listrik terlalu besar mpb na gk kuat. Saya berniat tuk...
  • DianSapu: kok sepertinya saya kurang sepaham ya dengan kalimat ini —> “Jadi kesimpulannya, makhluk...