Listrik, tak kenal maka tak hati-hati..(2)

Simbol Listrik AC dan DC

Gelombang Listrik AC dan DC

Melanjutkan postingan sebelumnya yaitu “Listrik, tak kenal maka tak hati-hati..“, berikutnya kami sajikan aspek-aspek lain mengenai listrik ini.

Listrik AC dan DC

Dilihat dari bentuk gelombangnya, arus listrik dibagi atas 2 macam : arus bolak-balik (AC – Alternating Current) dan arus searah (DC – Direct Current).

Kalau kita melihat gambar di sebelah ini, perbedaan yang paling mudah antara listrik AC dan DC adalah dalam polaritasnya, yaitu listrik AC mempunyai polaritas yang berubah antara positif dan negatif beberapa kali dalam satu period (bentuk gelombang sinusoidal) dan listrik DC mempunyai polaritas tetap sepanjang waktu. Karena itu listrik AC mempunyai frekuensi bolak-balik tersebut sebesar 50 Hz atau 60 Hz.

Anda bingung?? tidak masalah dan jangan khawatir…karena ini hanya penjelasan teknis saja dan yang terpenting adalah anda tahu bedanya secara kasat mata. Simak terus tulisan ini karena kami berusaha membuatnya mudah bagi anda.

Aplikasi Listrik AC dan DC

Secara kasat mata, listrik AC adalah listrik yang digunakan sehari-hari di sistem instalasi listrik rumah kita dan disuplai oleh PLN. Sedangkan listrik DC biasa digunakan pada battery, accu atau sel surya. Dan karena sifat yang bolak-balik itulah maka hal yang membedakan lainnya adalah bila kita “memasukkan colokan listrik ke stop kontak di rumah”(kita pake bahasa umum sehari-hari aja ya…in english : plug in to electrical cord or receptacle), maka tidak masalah bila di-colok terbalik-balik. Sedangkan untuk listrik DC harus secara jelas mencantumkan yang mana terminal positif (+) dan negatif (-) dan tidak boleh terbalik.

Sistem tegangan 3 phase dan 1 phase

Sistem 3 phase dan 1 phase

Sistem Listrik 3 Phase dan 1 Phase

Sistem kelistrikan mengenal sistem 3 phase dan 1 phase. Apa itu sistem 3 phase dan 1 phase? dari gambar disamping maka bisa diikuti penjelasan teknisnya yang kira-kira begini : listrik arus bolak-balik (AC) merupakan bentuk gelombang sinusoidal yang membentuk satu gelombang penuh 360 derajat.

Dan bila perbedaan phase tiap gelombang adalah 120 derajat, maka akan ada 3 phase gelombang yang berbeda (penjelasan detailnya tentu ada, tetapi kami buat hal ini sifatnya “nice to know” saja, karena sekali lagi bagi kami yang penting adalah membuatnya mudah bagi anda).

Sehingga secara umum, sistem 3 phase adalah sistem dengan 3 kabel phase dan 1 kabel netral (biasanya ditandai dengan label R,S,T untuk kabel phase dan N untuk netral) dan sistem 1 phase adalah sistem 1 kabel phase dan 1 kabel netral.

Aplikasi Sistem Listrik 3 Phase

Hal paling mudah yang bisa kita jumpai dalam sistem kelistrikan PLN mengenai 3 phase ini adalah dengan melihat jaringan kabel distribusi PLN di sekitar rumah kita. Bisa dilihat di tiang listrik, ada paling tidak 3  kabel (atau 4 kabel dengan netralnya) yang dipilin dan itulah kabel dari sistem 3 phase.

Sedangkan yang disambungkan ke rumah kita adalah sistem 1 phase, dimana diambil dari salah satu phase (phase R, S atau T)dari kabel di tiang listrik tadi, ditambah dengan kabel netralnya. Karena itu lain rumah lain pula phase yang disambungkan, dimana hal ini untuk menjaga keseimbangan beban dari tiap phase tersebut.

Untuk sistem 3 phase, tegangan antar phase-nya adalah 380V dan tegangan phase ke netral adalah 220V. Dan tegangan listrik yang disambungkan ke perumahan adalah 220V.

Sifat Lainnya dari Listrik

Hal yang harus diperhatikan dari sifat listrik ini adalah kecenderungannya mengalir dari tegangan yang lebih tinggi menuju tegangan yang lebih rendah atau menuju tanah. Dari sifat ini dapat dijelaskan mengapa orang bisa tersengat aliran listrik (atau istilahnya “kesetrum”), yaitu karena adanya aliran listrik yang mengalir melewati tubuh kita dari suatu sumber listrik menuju tanah atau material penghantar listrik lainnya.

Ingat…tubuh kita sebagian besar mengandung air yang notabene merupakan penghantar listrik. Akibatnya bisa fatal, karena dapat merusak organ dalam dari tubuh kita termasuk membuat jantung berhenti berdenyut alias meninggal.

Karena itu sangat penting memastikan bahwa kita tidak tersentuh sumber listrik dari kabel telanjang atau terkelupas, tangan yang tidak basah atau berkeringat dan juga menggunakan alas karet saat mencabut colokan listrik atau memasang ke stop kontak, dan cepat mematikan sumber listrik bila peralatan yang dipakai tersiram air dan lain.

(untuk bahasan ini, kami membuat satu tulisan terpisah yang bisa dibaca di “Kesetrum (Tersengat Listrik)“).

Sungguh, listrik adalah suatu penemuan yang sangat bermanfaat dan mengubah banyak kehidupan tetapi sekaligus juga tersimpan bahaya yang akibatnya bisa sangat fatal karena terjadi dalam hitungan detik.  Kawan yang bersahabat tetapi sekaligus juga lawan yang mematikan. Kami hanya berharap semoga informasi ini bermanfaat bagi anda dan keluarga untuk tetap aman dan selamat.

 

ILR-Team

 

 

Artikel Terkait Lainnya :

1. Listrik, tak kenal maka tak hati-hati…

2. Kesetrum (Tersengat Listrik)

3. Mengenal Peralatan Instalasi Listrik Rumah

4. Mengenal Peralatan Instalasi Listrik Rumah (2)

5. Mengenal Peralatan Instalasi Listrik Rumah (3)

6. Banjir….Waspadai Instalasi Listrik bila Rumah Tergenang

7. Hati-hati Menggunakan Kabel Rol

8. Percikan Api di kWh Meter Instalasi Listrik Rumah

9. Sistem Listrik 3-Phase

 

 

Bergabung dalam Komunitas ILR :

1. Forum InstalasiListrikRumah.com

2. Grup Diskusi & Berbagi InstalasiListrikRumah.com di Facebook

3. FanPage InstalasiListrikRumah.com

 

 

 

86 Responses to Listrik, tak kenal maka tak hati-hati..(2)

  • ifan:

    Pagi bapak,
    Saya ingin menanyakan ttg kelistrikan rumah. Di rmh saya voltase sering turun, hingga 150-160 volt, daya rmh 3500 watt, saya sdh pasang stabilizer utk serumah dgn spek 10000 VA, tetapi terkadang kondisinya masih turun voltnya, bisa dilihat kadang2 lampu meredup sekitar 10-15 dtk, yg ingin saya tanyakan:
    1. Kenapa masih lampu masih redup, padahal sdh di beri stabilizer?
    2. Stabilizer apa yg cocok utk gejala tsb?
    3. Bila saya tambahkan stabilizer kecil utk alat2 elektronik (kulkas, TV, AC) apakah efektif?
    Terima kasih,
    Salam
    Ifan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Berlangganan Artikel

Berlangganan RSS

Ketik email anda untuk berlangganan:

Mengapa Berlangganan? | Apa itu RSS Feed?


Website Counter

Komentar Terbaru

  • lizna: maaf kk mau numpang nanya.. apa bermasalah stand meter di tumah saya menunjukan 1340 tpi di rekening tagihan...
  • agito setyabudi: pak, mohon bantuan soal 3 phase dan 1 phase. bapak punya materi nya gak. unttuk tugas kuliah.
  • ifan: Pagi bapak, Saya ingin menanyakan ttg kelistrikan rumah. Di rmh saya voltase sering turun, hingga 150-160 volt,...
  • ILR: @Fahrul : Jika berminat ingin menampilkan profil secara detail, bisa kirim email ke info@instalasilistrikrumah...
  • Anak Agung Ayu Diahniti: GERAI DAYA CV. MEDIA TEKNIK, alamat alan TirtaGeduh, Bebalang, Bangli.. melayani pasang...