Listrik, tak kenal maka tak hati-hati..(2)

Simbol Listrik AC dan DC

Gelombang Listrik AC dan DC

Melanjutkan postingan sebelumnya yaitu “Listrik, tak kenal maka tak hati-hati..“, berikutnya kami sajikan aspek-aspek lain mengenai listrik ini.

Listrik AC dan DC

Dilihat dari bentuk gelombangnya, arus listrik dibagi atas 2 macam : arus bolak-balik (AC – Alternating Current) dan arus searah (DC – Direct Current).

Kalau kita melihat gambar di sebelah ini, perbedaan yang paling mudah antara listrik AC dan DC adalah dalam polaritasnya, yaitu listrik AC mempunyai polaritas yang berubah antara positif dan negatif beberapa kali dalam satu period (bentuk gelombang sinusoidal) dan listrik DC mempunyai polaritas tetap sepanjang waktu. Karena itu listrik AC mempunyai frekuensi bolak-balik tersebut sebesar 50 Hz atau 60 Hz.

Anda bingung?? tidak masalah dan jangan khawatir…karena ini hanya penjelasan teknis saja dan yang terpenting adalah anda tahu bedanya secara kasat mata. Simak terus tulisan ini karena kami berusaha membuatnya mudah bagi anda.

Aplikasi Listrik AC dan DC

Secara kasat mata, listrik AC adalah listrik yang digunakan sehari-hari di sistem instalasi listrik rumah kita dan disuplai oleh PLN. Sedangkan listrik DC biasa digunakan pada battery, accu atau sel surya. Dan karena sifat yang bolak-balik itulah maka hal yang membedakan lainnya adalah bila kita “memasukkan colokan listrik ke stop kontak di rumah”(kita pake bahasa umum sehari-hari aja ya…in english : plug in to electrical cord or receptacle), maka tidak masalah bila di-colok terbalik-balik. Sedangkan untuk listrik DC harus secara jelas mencantumkan yang mana terminal positif (+) dan negatif (-) dan tidak boleh terbalik.

Sistem tegangan 3 phase dan 1 phase

Sistem 3 phase dan 1 phase

Sistem Listrik 3 Phase dan 1 Phase

Sistem kelistrikan mengenal sistem 3 phase dan 1 phase. Apa itu sistem 3 phase dan 1 phase? dari gambar disamping maka bisa diikuti penjelasan teknisnya yang kira-kira begini : listrik arus bolak-balik (AC) merupakan bentuk gelombang sinusoidal yang membentuk satu gelombang penuh 360 derajat.

Dan bila perbedaan phase tiap gelombang adalah 120 derajat, maka akan ada 3 phase gelombang yang berbeda (penjelasan detailnya tentu ada, tetapi kami buat hal ini sifatnya “nice to know” saja, karena sekali lagi bagi kami yang penting adalah membuatnya mudah bagi anda).

Sehingga secara umum, sistem 3 phase adalah sistem dengan 3 kabel phase dan 1 kabel netral (biasanya ditandai dengan label R,S,T untuk kabel phase dan N untuk netral) dan sistem 1 phase adalah sistem 1 kabel phase dan 1 kabel netral.

Aplikasi Sistem Listrik 3 Phase

Hal paling mudah yang bisa kita jumpai dalam sistem kelistrikan PLN mengenai 3 phase ini adalah dengan melihat jaringan kabel distribusi PLN di sekitar rumah kita. Bisa dilihat di tiang listrik, ada paling tidak 3  kabel (atau 4 kabel dengan netralnya) yang dipilin dan itulah kabel dari sistem 3 phase.

Sedangkan yang disambungkan ke rumah kita adalah sistem 1 phase, dimana diambil dari salah satu phase (phase R, S atau T)dari kabel di tiang listrik tadi, ditambah dengan kabel netralnya. Karena itu lain rumah lain pula phase yang disambungkan, dimana hal ini untuk menjaga keseimbangan beban dari tiap phase tersebut.

Untuk sistem 3 phase, tegangan antar phase-nya adalah 380V dan tegangan phase ke netral adalah 220V. Dan tegangan listrik yang disambungkan ke perumahan adalah 220V.

Sifat Lainnya dari Listrik

Hal yang harus diperhatikan dari sifat listrik ini adalah kecenderungannya mengalir dari tegangan yang lebih tinggi menuju tegangan yang lebih rendah atau menuju tanah. Dari sifat ini dapat dijelaskan mengapa orang bisa tersengat aliran listrik (atau istilahnya “kesetrum”), yaitu karena adanya aliran listrik yang mengalir melewati tubuh kita dari suatu sumber listrik menuju tanah atau material penghantar listrik lainnya.

Ingat…tubuh kita sebagian besar mengandung air yang notabene merupakan penghantar listrik. Akibatnya bisa fatal, karena dapat merusak organ dalam dari tubuh kita termasuk membuat jantung berhenti berdenyut alias meninggal.

Karena itu sangat penting memastikan bahwa kita tidak tersentuh sumber listrik dari kabel telanjang atau terkelupas, tangan yang tidak basah atau berkeringat dan juga menggunakan alas karet saat mencabut colokan listrik atau memasang ke stop kontak, dan cepat mematikan sumber listrik bila peralatan yang dipakai tersiram air dan lain.

(untuk bahasan ini, kami membuat satu tulisan terpisah yang bisa dibaca di “Kesetrum (Tersengat Listrik)“).

Sungguh, listrik adalah suatu penemuan yang sangat bermanfaat dan mengubah banyak kehidupan tetapi sekaligus juga tersimpan bahaya yang akibatnya bisa sangat fatal karena terjadi dalam hitungan detik.  Kawan yang bersahabat tetapi sekaligus juga lawan yang mematikan. Kami hanya berharap semoga informasi ini bermanfaat bagi anda dan keluarga untuk tetap aman dan selamat.

 

ILR-Team

 

 

Artikel Terkait Lainnya :

1. Listrik, tak kenal maka tak hati-hati…

2. Kesetrum (Tersengat Listrik)

3. Mengenal Peralatan Instalasi Listrik Rumah

4. Mengenal Peralatan Instalasi Listrik Rumah (2)

5. Mengenal Peralatan Instalasi Listrik Rumah (3)

6. Banjir….Waspadai Instalasi Listrik bila Rumah Tergenang

7. Hati-hati Menggunakan Kabel Rol

8. Percikan Api di kWh Meter Instalasi Listrik Rumah

9. Sistem Listrik 3-Phase

 

 

Bergabung dalam Komunitas ILR :

1. Forum InstalasiListrikRumah.com

2. Grup Diskusi & Berbagi InstalasiListrikRumah.com di Facebook

3. FanPage InstalasiListrikRumah.com

 

 

 

78 Responses to Listrik, tak kenal maka tak hati-hati..(2)

  • dedy:

    mau nanya, kan kabel listrik di pinggir jalan (yang pake tiang listrik)kan ada 3. bisa jelaskan gak?

    • ILR:

      Dedy,

      Itu dikenal dengan sistem 3 phase (R-S-T), dimana tiap phase berbeda 120 derajat dari gelombang sinusoidal sistem arus bolak-balik.
      Untuk perumahan menggunakan sistem 1 phase dengan 2 kabel masuk ke rumah, dimana salah satu kabel adalah kabel phase yang diambil dari sistem 3 phase tadi dan salah satunya adalah kabel netral. Tegangan 1 phase ke netral adalah 220V dan tegangan antar phase adalah 380V.

      Hanya saja perlu diperhatikan jenis tiang listrik yang di pinggir jalan. Untuk tiang listrik yang kabelnya kelihatan 3 sejajar adalah SUTM (Saluran Udara Tegangan Menengah) 20kV dan masuk ke gardu distribusi atau trafo gantung, sedangkan yang kabelnya kelihatan berpilin adalah SUTR (Saluran Udara Tegangan Rendah) 380V yang salah satu phase-nya diambil bersama kabel netral untuk dialirkan ke masing2 perumahan.

      Semoga penjelasannya bermanfaat ya..

      Terima kasih dan salam,

  • asdhiq:

    perbedaan pasang daya 900, 1300 dan 2200, terletak pada apanya? apakah kwh meternya, atau MCB nya? mohon penjelasan trima kasih.v

    • ILR:

      Asdhiq,

      Bedanya di MCB-nya, untuk yang 900VA pakai MCB 4A, 1300VA pakai MCB 6A dan 2200VA pakai MCB 10A.
      Perhitungannya : Daya terpasang / 220V. Hanya saja hasilnya dibulatkan mendekati rating MCB yang ada yaitu 2A, 4A, 6A, 10A.
      Jadi kalau kita mau tambah daya, petugas PLN cukup mengganti MCB di kWh meter dengan rating yang sesuai daya yang diinginkan.

      Terima kasih dan salam,

  • Iman:

    sangat bermanfaat om.
    terima kasih telah berbagi ilmu :)

  • Andre:

    Permisi mau tanya, apakah mungkin tegangan listrik suatu rumah bisa berbeda-beda di setiap stop kontak/steker? Saya memakai voltmeter untuk mengecek, beberapa steker listrik dirumah saya memiliki tegangan yang berbeda, ada yang 160-180, ada yang 200-220. Bila saya memasangkan stabilizer (AVR) ke steker bertegangan 160 maka output dari AVR akan normal menjadi 220. Apa ini mungkin karena steker yang 220 tidak sayang pasangkan grounding?

    Terima Kasih sebelumnya

  • ILR:

    Andre,

    Seharusnya tegangan setiap stop kontak dalam satu sistem instalasi listrik adalah sama, antara 200-220V. Jika ada yang berbeda cukup jauh seperti kasus bapak, sepertinya ada masalah. Bisa diperiksa :
    1. Apakah jarak stop kontaknya cukup jauh dari sistem instalasi listrik, seperti lokasinya ada di bagian luar.
    2. Apakah ada beban2 peralatan listrik lain yang cukup besar terhubung ke stop kontak itu.sendiri.
    3. Koneksi kabel listrik di stop kontak atau bagian atas plafon. Apakah ada yang kendor atau salah koneksi.
    Misalnya yang seharusnya terkoneksi dengan kabel netral tapi terbalik dengan kabel grounding.
    (Note : jika tidak merasa “confident” dalam memeriksa bagian ini, bisa minta instalatir listrik atau orang yang
    kompeten dalam hal listrik)

    Semoga informasinya bisa membantu

    Salam,

  • Narendra Winahyu:

    Om ILR, mw nanya nih. Kenapa PLN menggunakan kabel netral. Kenapa tidak seperti pada animasi generator AC di web ini (http://dunia-listrik.blogspot.com/2009/09/animasi-generator-dc-dan-generator-ac.html) yang di mana kedua kabel dari cincin tsb mengeluarkan tegangan dan arus bolak-balik yang beraturan. Tapi kenapa di stop kontak ada yang bertegangan (fasa) dan ada yang netral? Mohon dijelaskan ya….

    • ILR:

      Narendra,

      PLN dalam sistem distribusi jaringan tegangan rendah (JTR-380V) menggunakan sistem 3-phase (R-S-T) pada lilitan sekunder trafo gradu distribusi atau trafo gantung yang ditaruh pada tiang listrik.
      Rangkaian 3 phase nya memakai hubungan bintang (Star atau “Y”) sehingga mempunyai titik netral.
      Karena itu sistem perkawatan PLN pada JTR adalah menggunakan 4 kawat (3 kawat phase dan 1 kawat netral).
      Netral ini sifatnya common dan ditanahkan sehingga tegangannya nol.

      Perumahan umumnya berlangganan listrik 1 phase, karena itu PLN cukup menarik kabel dari JTR di tiang listrik terdekat, dengan 2 kabel saja (1 kabel phase, dari salah satu phase R-S-T, dan 1 kabel netral).
      Kabel phase nya bertegangan dan kabel netralnya nol.

      Oh iya, tegangan antar phase adalah 380V dan tegangan phase-netral adalah 220V.

      Untuk animasi generator AC memang seperti itu, tetapi yang ini untuk 1 phase. Coba pelajari cara kerja generator sinkron 3 phase dengan brushless system, seperti yang digunakan pada sistem pembangkitan.

      Semoga bisa bermanfaat untuk Narendra.

      Salam,

  • Narendra Winahyu:

    Maaf om mw nanya lg….
    Kok di antara 3 fasa (R, S, T) kok bisa ada titik netral?
    Trus kalo kita ambil salah satu fasa (misal R). S dan T nya dikemanain?

    Maaf ya om kebanyakan nanya. hehehe

  • Narendra Winahyu:

    Trims om skrng saya sudah mengerti berkat om ILR. Maaf ya om kebanyakan nanya maklum masih kelas 3 SMP, blm diajarin tentang Sistem 3 fasa. hehehe

    Sekali lagi trima kasih banyak….

    • ILR:

      Sama-sama Narendra…

      Wow..hebat…kelas 3 SMP tapi sudah mempelajari Generator AC dan mulai berkenalan dengan sistem 3-phase…
      sepertinya interest banget dengan dunia listrik..
      Senang artikel yang kami buat bisa bermanfaat dan membantu pembelajaran…tetap semangat ya..

      Salam,

  • bisa ga dgambarkan skema lengkap kwh meter,mcb,skring,besi ground yg dtancapkan ke tanah, hingga mengalir ke stopkontak rumah..
    Saya penasaran dengan isi kwh meter dll..

  • inderakula:

    dskema itu krng lengkap.
    Yg menuju sekring ama kwh meter nya jg ga ada.cuma mcb na aja yg dgambar.

    Kalo pngen tau kabel netral,fasa,ground.
    Gmana carany?apa dgn tespent bisa?
    Trus gmna cara mngetahui fasa apa yg masuk krmh.fasa R S atau T ?apa perbedaan dari masing2 fasa itu?knpa dberi simbol RST?

    • ILR:

      Inderakula,

      Sudah kita kirimkan block diagram internal MPB ya…semoga bermanfaat.

      Untuk tahu yang mana kabel phase, netral atau ground dengan tespen bisa kok..
      Kalo tespen-nya menyala itu berarti kabel phase, jika sebaliknya maka itu kabel netral, kalo kabel ground juga tespen tidak menyala.
      Kalo mengetahui phase apa yang masuk kerumah, terus terang nggak semudah itu. Paling tidak bisa tanya ke petugas PLN yang pasang, rumah kita disambungkan dengan phase yang mana..
      Bila kita berlangganan listrik 3-phase, untuk mengetahui urutan phase (R-S-T)bisa menggunakan alat “phase rotation”.

      Setiap phase mempunyai tegangan yang sama tetapi berbeda sudut 120 degree dalam suatu gelombang sinuoidal. Bisa search di google dengan kata kunci “three phases”. Wikipedia cukup mudah dimengerti untuk hal ini.

      Mengapa R-S-T? mungkin karena ini yang lebih familiar di kalangan praktisi listrik. Simbol lain yang banyak digunakan juga : U-V-W, U1-V1-W1, U2-V2-W2, X-Y-Z, X1-X2-X3, L1-L2-L3, dsb…sesuai kebutuhan..

      Semoga penjelasannya bisa dimengerti yah..

      Salam,

  • Dedy (lagi):

    mau nanya, bisakah satu rumah mempunyai 2 (yang biasanya di depan rumah dan bisa jeglek itu loh, namanya apa? lupa) dalam satu jaringan bersambung dengan alasan menambah daya

    Misal
    daya rumah sekarang 900 W
    tapi membutuhkan 1700 W
    jadi nambah 1 lagi, Total 1800 W

    2(900 Watt) = 1800

    • ILR:

      Pak Dedy,

      Itu namanya MCB atau ada juga yang menyebutnya breaker / circuit breaker.
      Dalam satu kWh-meter hanya ada 1 MCB, tidak bisa dua.
      Dari kasus Pak Dedy ini, berarti ingin tambah daya…maka PLN akan mengganti dengan MCB yang lebih besar.
      Misal sekarang langganan listriknya 900VA, maka MCBnya terpasang 4A.
      Jika ingin tambah daya sampai 1800VA, logikanya MCBnya harus diganti dengan yang 8A. Tapi karena tidak ada MCB 8A, tapi adanya 10A, maka tambah dayanya menjadi 2200VA.

      Solusi lain, jika dibolehkan ya sama PLN untuk punya 2 kWh-meter dalam 1 rumah, adalah pasang baru meter prabayar. Karena hitungan pembayarannya tidak ada biaya beban/abonemen.

      Semoga bisa clear ya Pak dedy untuk penjelasannya.

      Salam,

  • inderakula:

    thx infony ILR Team.
    Mengenai gambarny uda nyampe.tp ko saya msh bingung ya.klo ud ada yg analog saya minta ya.
    Kalo alur listrikny dari kwh ke mcb trus ke sekring lalu krumah ya?
    Trus knp sekring slalu dpasang dbelakang meteran y?

    O.. RST itu ga ad kpanjangan na ya?
    Ky N netral.

    Kalo kabel netral, tespen ga mnyala ya?brarti kalo dpegang ga ke setrum ya?

    Maaf y bnyk nanya..
    Salam.

    • ILR:

      Inderakula,

      Maaf baru reply….walau lumayan telat tapi kita selalu respon semua pertanyaan. Jadi sabar ya..
      Bagian mana yang bikin bingung? bisa diskusi kok…
      Yes…kita akan info-kan kalo udah ada yang analog.

      Alurnya seperti ini : kWh-meter (didalam box kWh-meter ada MCB milik PLN) –> MCB Box milik pelanggan (instalasi listrik rumah yang model lama menggunakan kotak sekering) –> Stop kontak dan saklar lampu + fiting lampu.

      Bila kWh-meter adalah batas tanggung jawab PLN maka MCB Box / kotak sekering adalah tanggung jawab pelanggan. Karena itu pemasangannya ada di belakang kWh-meter.
      Fungsinya sebagai pembagi beban-beban listrik juga sebagai proteksi lapis pertama sebelum MCB di kWh-meter.

      RST hanya salah satu simbol2 dari kabel-kabel polyphases (seperti 3-phase). Hanya N yang punya arti netral.

      Sepanjang titik groundingnya bagus dan titik netral masih open-circuit alias tidak terhubung ke suatu peralatan listrik yang menyebabkan arus listrik mengalir, kabel netral tidak akan menyetrum.
      Tapi secara pribadi, walaupun saya tahu itu ga nyetrum, tetap nggak akan mau coba-coba :-)

      No problem dengan pertanyaan2nya…selalu bermanfaat bagi kita semua..

      Salam,

  • Narendra Winahyu:

    Iya om makasih…
    Om ada pertanyaan lagi nih

    Saya lihat pada 1 jalur kabel SUTR di tiang listrik (sebelum dibagi lagi ke rumah pelangggan) ada 4 kabel. Kabel apa saja itu? Apakah 3 kabel fasa dan 1 kabel netral? Ni ada contoh gambar nya (http://www.google.co.id/imgres?imgurl=http://tomita.web.id/wp-content/uploads/2009/04/tl01.jpg&imgrefurl=http://tomita.web.id/tiang-listrik-kuno-itu/&usg=__0QvwPLlHrWGdMF-6KmDiqJXe66w=&h=405&w=295&sz=37&hl=id&start=5&zoom=1&tbnid=jfvWxgcDaCw1EM:&tbnh=124&tbnw=90&ei=5FUhT8GcIs6HrAf0kJGwCA&prev=/search%3Fq%3Dtiang%2Blistrik%26hl%3Did%26sa%3DG%26gbv%3D2%26tbm%3Disch&itbs=1) Coba om lihat yg kabel nya terlihat tebal.

    Trims

    • ILR:

      Narendra,

      Betul..dalam 1 lilitan jalur SUTR terdiri dari 4 kabel : 3 kabel phase + 1 netral.
      Seringkali dalam 1 tiang listrik terdapat 2 jalur SUTR seperti pada gambar. Karena besarnya beban listrik yang dilayani kadang2 tidak cukup hanya dengan 1 jalur.
      Kalo pertanyaan lanjutannya adalah bagaimana membedakan mana yang kabel phase (RST) dan yang mana kabel netral…terus terang Om pun belum bisa menjawab secara pasti. Kalo ketemu petugas pemasangan kWh-meter kita bisa tanya2 juga..
      Semoga bermanfaat ya buat Narendra…

      Salam,

  • noken:

    om saya mau tanya nih…..

    kalau di SUTT itu kan saluran nya ada kiri dan kanan…..
    nah yang mau saya tanya : susunan kabel R-S-T nya gmn sih om di kiri dan kanan nya?
    sama aja ato beda susunan?
    makasih om

    • ILR:

      Noken,

      Om cari2 di standard belum ketemu nih jawaban pastinya. Kabel SUTT biasanya ada 2 jalur kiri-kanan dan masing2 ada 3 jalur lagi atas-bawah. Mungkin susunannya sama, dari atas ke bawah adalah R-S-T.
      Ada alat yang namanya Three Phases Rotation Tester, yang fungsinya memverifikasi urutan phase R-S-T.
      Mudah-mudahan bisa membantu pemahamannya ya..

      Salam,

  • eko puji:

    pak mau tanya…ada yang bilang kalau kabel netral diganti dengan kabel ground yang ditanah ditanah sedalam 2m maka daya listriknya akan lebih kuat…apa itu benar…mohon bantuannya..terima kasih…..

    • ILR:

      Pak Eko Puji,

      Secara teori dan sistem instalai yang diterapkan, cara ini tidak berpengaruh secara siginifikan dengan daya listrik yang lebih kuat. Karena tetap saja ada MCB sebagai pembatas arus listrik di kWh-meter. Kalau dari sisi tegangan mungkin memang bisa jadi lebih baik, tapi tidak secara signifikan juga memperkuat daya listrik. Cara ini selain tidak sesuai standard PUIL juga memiliki potensi bahaya karena menyalahi fungsi grounding sebagai pengaman dari tegangan sentuh.

      Semoga bisa membantu pemahaman Pak Eko..

      Salam,

  • nanto:

    om sy mau tanya begini :
    apa yg akan terjadi bila kabel netral bertemu dgn kabel netral, dan apa yg terjadi bila kabel fasa saling bertemu? Makasi om atas tanggapannya.

    • ILR:

      Nanto,

      Mempertemukan kabel netral dengan kabel netral dan kabel phase dengan kabel phase tidak masalah sepanjang keduanya berasal dari sumber yang sama. Misalnya sama2 dari listrik PLN. Ini namanya paralel power. Tapi jika sumbernya berbeda, seperti listrik PLN dan genset atau antara 2 power supply, maka harus mengikuti kaidah2 untuk paralel daya listrik yaitu tegangan sama, frekuensi sama, urutan phase sama dan tidak ada beda sudut phase. Bisa cari referensi mengenai paralel daya listrik.
      Semoga bermanfaat..

      Salam,

  • nhamiyo:

    sedikit jawaban bwt nanto, setahu saya kl kabel netral bertemu netral tidak masalah karena tidak ada tegangan, kalo fasa bertemu dg fasa maka akan terjadi hubung singkat, karena sama2 bertegangan.

  • mawardi:

    maaf pak mo tanya.
    sy punya jenset 30 KVA merk Daiho 3 phase , tapi saya bingung katanya kalo pemakaian antar phasenya tidak imbang maka jenset akan drop.
    rencana saya ingin output jenset yang 3 phase digabung menjadi satu phase. tapi caranya bagaimana pak??
    mohon pencerahan

    • ILR:

      Pak Mawardi,

      Salah satu fasilitas proteksi pada genset 3-phase adalah unbalance load / beban tidak seimbang. Ada setting toleransi sekian persen. Jadi perbedaan bebannya di tiap phase tidak boleh melebihi batas tersebut. Bila dilewati maka genset akan trip.
      Bila ingin menggunakan satu phase saja, mudahnya bisa menggunakan trafo 3 phase ke 1 phase, tapi sayangnya trafo jenis ini jarang ada. kalaupun ada harganya mungkin mahal.
      Kamipun belum punya pengalaman yang terbukti dalam melakukan hal ini, yaitui mencoba menggunakan hanya satu phase lilitan pada terminal generator dan mendis-connect terminal phase yang lain (jadi hanya menggunakan dua kabel saja dari 6). Demikian juga beberapa narasumber yang kami tanyakan untuk hal ini. Mungkin ada rekan2 lain yang bisa memberikan cara yang sudah terbukti bisa dilakukan?
      Mohon maaf Pak Mawardi, jawabannya masih belum clear nih..

      Salam,

  • nanto:

    terima kasih ats jawabannya om..sy mohon bantuannya lg, rmh sy skrg pake meteran prabayar,namun karena tegangannya bisa anjlok sampai 150 v, mengakibatkan listrik di rmh sering mati, ada saran gak untk mengatasi masalah ini om..??

    Terus satu lg, apa om tau kode temper untk meteran prabayar, sy kecewa sm petugas pln karena mereka minta uang untk melakukannya..hal ini sy butuhkan krn ada tulisan stl di layar metran saya..sebagai info sy pake meteran merk star…

    Terimakasih atas bantuannya om..

    • ILR:

      Mas Nanto,

      Merespon pertanyaannya : “rmh sy skrg pake meteran prabayar,namun karena tegangannya bisa anjlok sampai 150 v, mengakibatkan listrik di rmh sering mati, ada saran gak untk mengatasi masalah ini?”
      Bila tegangan listrik anjlok sampai batas tertentu, maka meter prabayar akan berhenti beroperasi, karena selain akan merusak peralatan listrik juga berpotensi mempengaruhi akurasi alat pengukuran pada meteran.

      Untuk memastikan anjloknya tegangan berasal dari meteran, maka switch off semua MCB yang ada di MCB Box. Periksa dengan AVO-meter atau multitester, nilai tegangan listrik pada input MCB (tegangan yang keluar dari meteran). Bila benar tegangannya anjlok, maka permasalahannya ada di meter listrik yang merupakan otoritas PLN. Berarti lapor ke PLN untuk memeriksa meter tsb.

      Tetapi jika tegangannya malah masih normal, problemnya kemungkinan ada di instalasi listrik rumah.

      Untuk pertanyaan kedua : “apa om tau kode temper untk meteran prabayar, sy kecewa sm petugas pln karena mereka minta uang untk melakukannya..hal ini sy butuhkan krn ada tulisan stl di layar metran saya..sebagai info sy pake meteran merk star…”

      Kode temper hanya dikeluarkan oleh PLN, hanya bisa untuk satu meter prabayar dan sekali pakai. Tidak ada uang yang dipungut. Bisa tanyakan ke 123 sebagai informasi resmi dari PLN.

      Mudah2an penjelasan ini bermanfaat untuk mas Nanto..

      Salam,

  • ariza:

    pa saya mw tanya apa yang membedakan mcb yang 2A dan 4A? padahal bentuknya sama

    • ILR:

      Mas Ariza,

      Menjawab pertanyaannya : “apa yang membedakan mcb yang 2A dan 4A? padahal bentuknya sama”
      MCB 2A dan 4A dibedakan dari kapasitas pemutusan arus listrik pada komponen bimetal yang ada didalam MCB. Masing2 bimetal akan berbeda besar pemutusan arusnya. Untuk MCB 2A, saat dialiri arus listrik sebesar 2A maka komponen bimetal akan merenggang karena panas (prinsip pemuaian) dan mendorong tuas untuk memutus aliran arus listrik. Begitu juga untuk MCB 4A.
      Saat aliran listrik terhenti dan temperature dingin maka bimetal mulai merapat kembali dan tuas bisa dinormalkan untuk mengalirkan arus listrik.
      Dengan kata lain, perbedaan MCB 2A dan 4A terletak pada besarnya batas arus listrik yang bisa dialirkan oleh MCB tsb.

      Mudah2an penjelasannya bisa dimengerti dan bermanfaat.

      Salam,

  • RL:

    Mas ILR,

    Saya berencana membeli kWh meter yang akan digunakan untuk menghitung pemakaian listrik sebuah ruangan di rumah. Rencananya semua listrik ke ruangan tadi akan “dilewatkan” ke kWh meter tersebut.

    Tujuannya agar pemakaian listrik di ruangan tadi dapat dihitung, karena PLN tidak mau memasang lebih dari 1 kWh meter pada rumah/persil yang sama.

    Terima kasih atas tulisannya yang telah sangat membantu saya dalam pemahaman. Namun saya ingin memastikan sekali lagi, apakah kWh meter yang harus saya beli adalah yang 1-phase? Seperti produk ini misalnya?

    http://www.bangunguna.com/index.php?route=product/product&product_id=48

    Apabila kabel PLN yang menuju ke rumah hanya ada 2 (phase/live? & netral), apakah dapat dipastikan bahwa listrik rumah saya adalah 1-phase?

    Dan mengenai pemasangan kWh meternya nanti, adakah hal-hal yang harus saya perhatikan?

    Terima kasih banyak sebelumnya.

    • ILR:

      Mas RL,

      Benar, listrik yang masuk rumah bapak adalah 1 Phase dengan 2 kabel (phase & Netral).
      Saat pemasangan kWh-meter, pastikan yang masuk ke dalam MCB di kWh-meter adalah kabel phase, bukan netral.

      Semoga penjelasan ini masih bisa bermanfaat karena respon kami cukup terlambat.

      Salam,

  • rio:

    pak,mau tanya.listrik di rmh sy tegangannya kalo malam turun sampai 170v.bisa gak mengatasinya pake avr genset?kalo bisa,kira2 brp harganya avr genset.trim’s byk atas bantuannya.

    • ILR:

      Rio,

      Yang paling umum untuk mengatasi masalah ini adalah menggunakan stabilizer atau voltage regulator. Kalo AVR genset itu bukannya untuk voltage control genset (CMIIW)?
      Stabilizer atau stavol banyak tersedia di pasaran dengan harga bervariasi tergantung merk dan kapasitas. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan daya listriknya.
      Mudah2an penjelasan singkat ini bisa membantu.

      Salam,

  • bambang Tri W:

    Gan Mau tanya donk syukur2 ada link yang untuk referensi.
    Berapa jarak Main bar (busbar) jika kita pakai ACB 1600A 50KA memakai busbar 120mm RSTN
    kalau ada link mintol ya di sharing!

    Trims Berat

  • Fahmi Risdan Abdillah:

    Om, R-S-T itu singkatan dari apa? maklum masih kelas 1 SD. Terima kasih

    • ILR:

      Dik Fahmi,

      R-S-T itu bukan singkatan, tapi penamaan untuk masing2 phase dari sistem 3-phase.
      Sistem 3-phase terdiri dari phase-1, phase-2 dan phase-3. Agar tidak membingungkan dan lebih memudahkan maka dinamakanlah phase-1 sebagai phase R, phase-2 sebagai phase S dan phase-3 sebagai phase T. Makanya namanya jadi R-S-T.
      Sama juga seperti kita punya 3 adik, kan kalo dipanggil adik-1, adik-2 dan adik-3 tentu bisa bingung. Jadi dinamakanlah adik-1 dipanggil Rudi, adik-2 dipanggil Sofyan dan adik-3 dipanggil Toni.
      Kira2 seperti itu..

      Salam,

  • MAN:

    mau nanya pd 3 phasa apakah pd RST masing masing punya tegangan berbeda

  • Moan:

    mas saya mau tanya, kalo fasa R, S, dan T digabung jadi satu, apa yang terjadi mas ??
    thanks..

  • budhy:

    gan q numpang nanya nih.bagaimana kalau generator tidak ada netralnya tegangan440v 3 phase,sedangkan saya mau pakai rever tegangan 440v tetapi harus pakai netral untuk mengontrol electroniknya.kalau misalkan netralnya saya ground kan di bodi kapal bisa gak ya?atau ada solusi gan?

  • iwan:

    mau tanya gan, kalo perbedaan yang spesific dari MCB 4A dengan 6A terletak dimananya gan??
    apakah cara kerjanya tetap sama?? ato beda ? karena yang pasti masing2 punya kekuatan maximal untuk menahan kelebihan beban listrik yang ada.

    • jb stuck:

      sudah ada jawabannya pak diatas
      tapi saya bantu jawab sedikit,
      perbedaanya jelas adalah dari kekeuatan material bimetal tersebut untuk dialiri oleh arus
      utk MCB 2 ampere, berarti secara teori bimetal itu akan jadi panas klo ada arus yg melewatinya sebesar 2 Ampere, begitu juga dengann MCB 4 Ampere lalu akan membuat tuas atau batang penggerak dari MCB tersebut turun (trip)

  • wahyu:

    om mau tanya, saya punya metering kwh 3 phasa, cos phi yang terbaca -0.92, padahal seharusnya 0.92 (tanpa ada tanda minus). bagaimana solusinya om? apakah ada kesalahan phasa nya?
    terima kasih ats jawabannya.

    • IRL:

      Mas Wahyu

      Faktor daya -0.92 menandakan bahwa faktor daya tersebut lagging alias menarik daya reaktif. Jadi ini sebetulnya normal saja.

      Salam, ILR Team

  • Deni AR:

    Salam Kenal Mas, mau tanya di rumah sy kalo sekring dalam rmh diturunin (dimatiin) sedangkan meteran PLN tetap ON, di STOP kontak sy test pake testpen koq nyala dua-duanya ya? TAPI kalo dalam keadaan biasa (semua ON) ya normal2 aja cuma satu yang nyala kalo dites pake tespen . Kalo MCB PLN dimatiin ya mati semua kalo ditest ga ada yang nyala. Apa ya sebabnya? Sy ga berani buka2 sekring Boxnya. terimakasih

    • IRL:

      mas Deni

      itu dikarenakan ada mur pada terminal kabel sekering yang longgar sehingga ketika sekring dimatikan terjadi arus balik dan kedua bagian stop kontak menjadi bertegangan

      Salam, ILR Team

  • eka:

    om knp phasa R,S,T lo digabung bisa short?,padahal sama2 phasa

    • IRL:

      Eka

      pasti short, karena walaupun sama2 kabel phase tapi ada perbedaan sudut 120 derajat sehingga timbul beda potensial.

      Salam, ILR Team

  • Randy:

    mau tanya dong, saya lagi mengganti kabel listrik untuk rumah saya, daya listrik 900 watt, nah rencananya kabelnya mau diganti pakai yang 2,5 mm, apakah kabelnya diganti dengan 2,5mm semua atau lebih baik hanya untuk jalur utama saja tetapi jalur ke lampu menggunakan yang 1,5 mm saja, tetapi apabila besarnya kabel gak sama semuanya masalah ataui tidak ya?thanks

    • jb stuck:

      untuk kabel yang ke arah lampu, tergantung bapak pakai lampu yang daya nya berapa?
      klo sayanya cukup besar, maka saya sarankan agar diganti dengan kable yg diameternya lebih besar supaya kabel tidak panas atau lebih parah bahkan bisa terbakar

  • andri:

    Om tolong tanya rumah saya kabel (-) jika bertemu dengan besi atau ground memercikan api, padahal mcb di meteran sudah di “off” kan. kalau di cek pakai tespen tidak menyala tapi jika disentuhkan dengan besi cor (kolom) memercikan api. untuk penjelasannya saya ucapkan banyak terima kasih.

    • IRL:

      Adnri

      pertama periksa tespen-nya apakah masih berfungsi dgn baik. Bisa lakukan tes tespen pada colokan listrik terdekat. Jika test-pen oke, maka perlu dilihat apakah percikannya cukup besar atau tidak?
      Jika cukup besar maka kemungkinan MCB yang ada di meteran listrik dihubungkan pada kabel netralnya.
      Jika percikannya kecil maka kemungkinan ada tegangan sisa pada kabel netral.
      Lebih mantap jika bisa diperiksa berapa besar tegangannya dengan alat ukur (multitester atau AVO-meter). Jika dibawah 15V, maka kemungkinan hanya tegangan sisa induksi dari kabel phase.

      Salam, ILR Team

  • Popo:

    Salam Kenal Pak, Saya baru pasang listrik 900w, kabel yang keluar dari kwh meter terdiri dari tiga kabel Hitam,Biru dan Kuning-hijau, Yang ingin saya tanyakan adalah
    1. Yang dihubungkan dengan arde (Ketanah) yang mana ya, soalnya katanya yang berwarna kuning-hijau dihubungkan ke stop kontak sebagai ground
    2. Saya Ingin membagi menjadi dua group, dengan 2 MCB 4A , bagaiman cara menghubungkan phase (yang berwarna hitam) dengan kedua MCB tersebut butuh alat tambahan khusus untuk membagi dari 1 kabel menjadi dua keluaran kabel atau dapat langsung dipecah dengan disambung kabel (apa tidak berbahaya?).
    mohon kalau bisa saya dikirim gambar/photo yang menggambarkan hubungan dari kwh meter ke 2 buah MCB)
    Terima Kasih atas bantuannya semoga amal kebaikannya mendapatkan pahala yang berlipat ganda, Amin

    Popo

    • IRL:

      Mas Popo,
      1. Yang dihubungkan ke tanah adalah kabel yang berwarna kuning-hijau.
      2. Cara pemasangan ini disebut dengan jumper. Jumper ini bisa dibuat dari kabel listrik yang ada, disebut kabel jumper. Cara mudahnya, tinggal potong secukupnya kabel listrik yang ada (minimal berukuran 2.5mm), kira-kira 8cm. kemudian kupas masing2 ujungnya kira2 1 cm sehingga kelihatannya kawatnya. kemudian sambung ke masing2 terminal MCB, dimana salah satu MCB tersambung dgn kabel phase.

      Silahkan mas Popo untuk kirim permintaan di halaman “contact us” untuk gambar yang diperlukan. Kami akan reply dari sana.

      Mudah-mudahan penjelasan ini masih bermanfaat.

      Salam, ILR Team

  • Salam kenal Pak, numpang tanya saya punya peralatan listrik “mug listrik” bisa berfungsi baik cuma agak membingungkan saya krn stop kontak alat listrik tsb bila terbalik saya colokan maka salah bagian mug/logam akan menjadi arus positif, sy pernah test menggunakan test pen, bila colokan salah pasang test pen akan nyala dan bila dibalik test pen tidak akan menyala bila ditest. Anehnya dalam kondisi stop kontak terpasang bolak-balik alat tetap dapat berfungsi baik, cuma memang agak khawatir bila pasang stop kontak terbalik, bagian logam akan menjadi positif. Mengapa demikian dan adakah alat yg dapat ditambahkan agar arus positif tidak dibagian mug/logam. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.

  • herman:

    mau nanya nih om
    bagaimana caranya hidupin motor 3 phase dengan listrik 1 phase? trus kalo bisa hidup apa rpm dan kekuatannya sama jika dibandingkan menggunakan listrik 3 phase, soalnya kita ada pompa air 3 phase tapi listrik dirumah cuma 1 phase. thanks.

    • IRL:

      Bro Herman,

      Motor 3-phase harus disuplai oleh listrik 3-phase juga. Tidak bisa dengan listrik 1-phase. Kecuali listrik di rumah berlangganan 3-phase.

      Salam,

  • Selina:

    Siang.

    Mas, mau sedikit tanya, tentang breaker (moga-moga tidak kelewat off topic).
    Simple aja, apa beda antara Proteksi Netral dengan Ground Fault? Mengingat keduanya bisa diproteksi oleh breaker.
    Bila pada Netral tidak ada arus, mengapa perlu diproteksi?

    Atau pertanyaan lebih mudahnya, apa beda antara:
    - Ground dengan Netral
    - Ground Fault dengan Ground/Earth Leakage

    Terima kasih sebelumnya untuk website ini.

    Tks.

  • Totok:

    Met malam pak ILR . . .mau nanya ,diantara phase R S T N . .bila kita sambung R sama N
    T sama N dan S sama N , apakah voltase sama diantara fhase tersebut . . . ? Mhn pencerahan . .salam setrum

    • IRL:

      Pak Totok

      R S T merupakan listrik 3 Fasa, untuk listrik 3 fasa 380V apabila setiap fasanya (R S T) dihubungkan ke netral (N) maka akan terbaca voltase (tegangan) yang sama yaitu 220V

      Salam, ILR Team

  • athalib:

    mau tanya pak…
    dirumah saya memakai lampu visicom / electro masalhnya kadang lampu tiba-tiba redup dan mati sendiri kemudian hidup kembali di waktu tertentu, dan yang saya ketahui masalah seperti itu terjadi hanya pada lampu tl atau yang memakai terafo, itupun jika voltase pln turun…jadi apakah masalah nya sama antara lampu visicom dengan tl jika voltasenya turun dan apakh perlu memakai avr..mohon penjelasannya ..trima kasih

  • Semproel:

    Pak saya mau tanya soal listrik/genset:

    A.) Genset 1 phase… Kenapa kabel output genset (220Volts) tidak ada kabel netralnya. Dua2nya di test pakai testpen menyala, jdi kesimpulan saya; kedua kabel itu adalah kabel phase (kabel bertegangan) tidak ada kabel netralnya????.

    B.) Hubungan Arde….. Kalau Ground/body Genset portable 2500Watt dihubungkan dengan Ground/arde dari PLN (dri Kwh meter) apakah boleh? apa harus dibuatkan arde khusus/tersendiri untuk genset (dibuat terpisah dari arde PLN), Lalu saya ingin pasang ELCB pd output genset agar tidak tersetrum (Sensivitas ELCB arus bocor pentanahan = 30 mA)

    C.) Kenapa kabel netral (warna biru) PLN dan Ground/arde (kuning) harus di gabung, berbahayakah apakah susuai standar PUIL?

    sebelum & susudahnya sya ucapkan byk terima kasih.

  • anton:

    maaf pak ILR..
    saya mau tanya soal instalasi genset 30kVA, dan akan di distribusikan u/ 3 gedung :
    - Gedung A, 11.000 VA
    - Gedung B, 17.600 VA
    - Gedung C, 5500 VA (hanya u/distribusi 5 unit PC saja)
    dari ketiga gedung tsb berbeda induk, jd jika ada pemadaman tidak sama tiap gedungnya.
    disini sudah ada panel AMF ATS 30kVA, pertanyaannya :

    1. mampukah kapasitas genset u/ hal diatas?
    2. gimana cara mengatasi masalah pemadaman atau katakanlah sistem instalasinya, kira2 bisa minta tolong berikan diagram instalasinya g pak?
    3. hrskah kita menambahkan 2 panel ATS u/2 gedung yg lain, dan u/ kabel power menggunakan jenis apa & ukuran berapa?
    4. o ya pak, kalo battery charger yg ada di panel AMF ATS itu larinya kemana, apakah langsung ke Accu pd genset atau kemana??

    maaf pak ILR atas pertanyaan saya, maklum pak saya pengetahuan sy mash sgt minim ttg ini dan msh sgt ingin belajar.
    sebelumnya terima kasih, pak ILR.

    salam

  • Taufik:

    Dear ILR team,

    saya baru belajar mengenai listrik beberapa minggu ini.
    banyak pertanyaan yang ingin saya tanyakan. mungkin saya mulai dari Kwh meter PLN dulu.
    Saat ini saya bekerja di pergudangan dengan sistem 3 phase. pertanyaan saya:
    1. saya lihat kwh meter ada 3 MCB yang terpisah (25A-25A-25A) dari MCB yang kwh PLN cara hitung nya bagaimna ya? apakah (25A+25A+25A)X380v?
    2. Jika dari kwh PLN saya ingin menjadikan 220v bagaimanakah cara nya yang benar dan aman?
    Sementara dua dulu pertanyaan ga enak terlalu banyak. hehe.
    saya ada foto box panel yang sekarang terpasang. bisa kirim email untuk mengirim gambar nya untuk mengecek apakah benar pemasangan nya.
    Semoga bisa di balas secepatnya.
    Terima Kasih

    Salam
    Taufik

  • gabe:

    Saya mau tanya:
    Saya punya dua genset, yang satu ukuran 1kva dan yang kedua 3kva. Sebagai informasi banwa genset yang 3kva pernah terendam semalaman karna banjir. Setelah saya bongkar sendiri dan bersihkan (yg 3kva) hidup kembali. Saya bingung arus pada stopkontak genset saya itu (3kva) pada saat di tespen, keduanya lampu tespen hidup tapi redup. Sedangkan pada genset yang 1kva distopkontaknya hanya satu yang hidup.
    Apakah genset yang 3kva saya itu nantinya dapat merusak alat elektronik dirumah jika dipasang?
    Genset merk FUMITSU (FM4000E).
    Mohon pencerahannya ya.

  • dawud:

    mau tanya mas,,saya punya peralatan listrik,yg di dlmnya ada rangkaian2 listrik termasuk juga timer digital gitu,,,yg mau saya tanya…alat ini tdk mau hidup begitu juga timernya,,,setelah saya tes dgn tespen kabel yg nancep di stop kontak hingga ujung yg ada di peralata aliran listriknya normal.tapi begitu di tombol on-off untuk timer yg terdiri dari 3lempeng besi kok mengandung listrik semua,padahal alat yg sama saat kondisi on lrmpeng yg atas ga ada listriknya,2 lempeng dibawahnya mengandung listrik.saya coba ganti tombol on_off nya tetap sama aja.dan saya punya kabel rool,tpi knp ke2 kabelnya mengandung listrik,sehingga alat yg trhubung tidak bisa nyala,,,terima kasih ….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Berlangganan Artikel

Berlangganan RSS

Ketik email anda untuk berlangganan:

Mengapa Berlangganan? | Apa itu RSS Feed?


Website Counter

Komentar Terbaru

  • nur alam: pak saya orang awam d masalh li8strik apalagi d mesin saya mau bertanya gmn cara mengotomatiskan genset onn...
  • gue: Brp instalasi listrik pertitik..
  • yohannes: Saya punya mesin pompa air tdk mau mengisap apa penyebabnya ? sealnya sdh di ganti tp jg tdk mau mengisap...
  • Agus Ali: Yth. Bpk. Bagaimana dengan pemasangan DIGITAL METER SYSTEM PULSA, begini masalah saya, listrik itu...
  • Farid aji k: ass…. mohon maaf ini saya mau tanya, di tempat kerja saya memakai listrik 3 phase, dan listrik...