MCB sebagai Proteksi dan Pembatas Daya Listrik (2)

Tulisan ini adalah bagian kedua mengenai Miniature Circuit Breaker atau lebih dikenal dengan MCB. Artikel pertama bisa dilihat di “MCB sebagaiProteksi dan Pembatas Daya Listrik“. Semoga bisa menambah wawasan para pembaca sekalian.

Spesifikasi MCB

Nameplat MCB

MCB nameplat dengan kode dan simbol

Gambar disamping adalah contoh MCB umum yang biasa dipakai di instalasi listrik rumah. Ada perbedaan antara MCB milik PLN yang terpasang di kWh meter dengan milik pelanggan yang dijual secara umum. Yang pertama adalah warna toggle switch yang berbeda (dalam produk dari produsen MCB yang sama, milik PLN memiliki warna toggle switch biru dan yang dijual untuk umum berwarna hitam) dan kedua adalah tulisan “Milik PLN” pada MCB yang dipasang di kWh meter. Walaupun ada juga produsen MCB lainnya yang menggunakan warna toggle switch biru untuk produk yang dijual di pasaran.

Sekarang, mari kita bahas kode dan simbol yang tertulis dalam nameplate MCB tersebut.

1. Simbol dengan angka 1 dan 2

Ini adalah simbol dari fungsi MCB sebagai proteksi beban penuh dan hubung singkat (penjelasan detail bisa dilihat pada tulisan bagian pertama “”MCB sebagaiProteksi dan Pembatas Daya Listrik“”). Dari gambar tersebut, hal ini juga menjelaskan bahwa MCB ini adalah 1 pole (karena hanya ada 1 simbol saja). Bila ada dua simbol berdampingan, maka MCB-nya adalah 2 poles. Yang umum dipakai di perumahan adalah tipe MCB 1 pole, yaitu hanya kabel phase saja yang diproteksi.

2. NC45a

Merupakan MCB model number yang ditentukan dari produsen MCB. Lain produsen berarti lain model number. Sebagai tambahan informasi, model NC45a ini adalah MCB yang diproduksi untuk keperluan perumahan secara umum.

3. C16

Kode ini menjelaskan tripping curve MCB yaitu tipe “C”, dengan proteksi magnetic trip sebesar 5-10In (In : arus nominal atau rating arus dari MCB) dan angka “16” adalah rating arus dari MCB sebesar 16A. Rating arus ini adalah kode paling penting dalam MCB dan berguna saat pembelian MCB. Penjelasan selanjutnya mengenai rating arus ada di bagian berikutnya.

4. 230/400V

Menjelaskan rating tegangan dalam operasi MCB yaitu 230V atau 400V sesuai dengan tegangan listrik PLN 220V.

5. 4500 dan 3

“4500” menunjukkan rated breaking capacity MCB, yaitu kemampuan kerja MCB masih baik sampai arus maksimal 4500A, yang biasanya terjadi saat hubung singkat arus listrik. Dimana diatas angka ini MCB akan berpotensi rusak. Dan angka “3” adalah I2t classification, yaitu karakteristik energi maksimum dari arus listrik yang dapat melalui MCB.

6. 12002

Catalog Number dariprodusen MCB yang tujuannya sebagai nomor kode saat pembelian.

7. LMK; SPLN 108; SLI 175 dan IEC 898

Menandakan bahwa MCB ini sudah lolos uji di LMK PLN (LMK : Lembaga Masalah Kelistrikan). Sedangkan tiga kode selanjutnya menyatakan bahwa MCB dibuat dengan mengacu kepada standard-standard teknis yang ditetapkan baik nasional maupun internasional.

8. I-ON pada toggle switch

Menandakan bahwa MCB pada posisi “ON”. Untuk posisi “OFF” maka simbolnya adalah “O-OFF”.

9. SNI

MCB ini sudah mendapatkan sertifikat SNI (Standard Nasional Indonesia).

Bagi anda yang merasa awam mengenai listrik, apalagi soal MCB ini, tidak perlu pusing-pusing untuk mengerti nameplate MCB. Hal yang paling penting dalam memilih MCB yang hendak dibeli adalah kode rating arus MCB yang sesuai kebutuhan, seperti contoh diatas yaitu kode “C16”, yaitu rating arus MCB sebesar 16A dengan tripping curve tipe “C”. Kode lain yang perlu diperhatikan adalah kode “LMK” serta “SNI” yang berarti produk ini sudah memenuhi standard tersebut.

Rating MCB dan Daya listrik PLN

Contoh yang dibahas dalam bagian sebelumnya menggunakan MCB dengan rating 16A dan tripping curve type “C”. MCB yang dijual dipasaran mempunyai rating arus yang bermacam-macam sesuai kebutuhan. Saat membeli MCB, kita cukup menyebutkan rating arus MCB yaitu berapa ampere dan tujuan pemakaian yaitu untuk perumahan.

Dasar pemilihan rating arus MCB yang ingin dipakai di perumahan tentu disesuaikan dengan besarnya langganan daya listrik PLN yang terpasang. Karena PLN sendiri menetapkan besar langganan listrik perumahan sesuai rating arus dari MCB yang diproduksi untuk pasar dalam negeri.

Tabelnya seperti ini:

Rating Arus Miniature Circuit Breaker

Daya Listrik PLN

2A

450VA

4A 900VA

6A

1300VA

10A 2200VA

16A

3300VA

Rumusnya adalah : Rating Arus MCB x 220V (Tegangan listrik PLN).

Hasil perhitungannya adalah angka pembulatan. Jadi bila langganan listrik PLN sebesar 1300VA maka MCB yang dipasang di kWh meter memiliki rating 6A.

Berikut adalah contoh MCB dengan berbagai rating arus.

MCB dengan berbagai rating

Macam-macam MCB dengan berbagai rating

Dari kiri ke kanan, rating arus MCB adalah 16A (dari C16), 6A (dari C6) dan 6A (dari CL6). MCB paling kanan adalah milik PLN yang terpasang di kWh meter dengan tipe C32N dan tripping curve tipe “CL” (hampir sama dengan tripping curve tipe “C”). Bisa dilihat warna toggle switch biru dan tulisan “MILIK PLN”.

Tambah daya listrik PLN

Setelah mengetahui fungsi, kode-kode MCB dan hubungannya dengan daya listrik PLN, maka menjadi jelas bahwa dalam hal menambah daya listrik PLN, petugas PLN cukup mengganti MCB yang dipasang di kWh meter dengan rating arus yang sesuai. Tentunya setelah proses administrasinya diselesaikan. Misalnya menambah daya listrik dari langganan 1300VA ke 2200VA, maka MCB-nya diganti dari 6A ke 10A.

Hanya saja ada faktor yang perlu diperhatikan saat melakukan tambah daya listrik PLN, yaitu faktor kapasitas dari instalasi listrik rumah itu sendiri. Jika anda melakukan tambah daya dari 1300VA ke 2200VA maka akan ada penambahan daya listrik lebih dari 150% kapasitas.

Salah satu faktor yang harus menjadi perhatian adalah ukuran kabel jalur utama yang terpasang pada instalasi listrik rumah, apakah mampu menghantarkan arus sebesar 10A dari sebelumnya 6A.

Salah satu cara mudahnya adalah pastikan ukuran kabel eksisting untuk jalur utama paling tidak berukuran minimal 2.5mm (memiliki kuat hantar arus minimum 19A keatas). Tapi bila tambah daya hingga mencapai 3300VA atau MCB rating arus 16A, maka ukuran kabel harus dinaikkan.

Efek pada kabel yang dilalui arus listrik mendekati kapasitas nominalnya adalah kabel menjadi panas, dan bila kualitas kabel kurang baik atau sudah berumur, maka bisa terjadi kerusakan isolasi kabel dan berakibat terjadi kebocoran arus listrik.

Kasus lainnya adalah bila rumah yang akan dinaikkan daya listriknya ternyata pada awalnya berlangganan listrik 450VA, kemudian dinaikkan menjadi 900VA dan kemudian karena kebutuhan akan listrik meningkat lagi maka dinaikkan menjadi 1300VA,dan saat tambah daya ternyata tidak diikuti peningkatan kapasitas hantaran pada instalasi listrik rumah. Untuk kasus ini perlu dipastikan kondisi kabel listrik dan juga ukurannya yang sesuai.

Apa saja faktor yang perlu diperhatikan dalam membeli MCB.

Ada berbagai jenis MCB yang ada dijual di pasaran dari berbagai pabrik pembuat MCB, dengan harga yang bervariasi sesuai rating dan spesifikasinya. Pertanyaannya, bagaimana memilih MCB yang berkualitas baik?

Salah satu yang sering ditekankan oleh Pemerintah adalah pilihlah produk yang berlabel “SNI”. Masalahnya adalah, mungkin banyak produk dengan kualitas rendah ataupun merk MCB yang dipalsukan yang juga diberi label “SNI”. Nah..inilah salah satu hal yang tidak mudah. Salah satu caranya adalah cermati harga jualnya. Ada MCB yang dijual dengan harga sangat murah dari produsen yang tidak terkenal. Logikanya, bila harga jual sudah murah, berapa ongkos produksinya dan apa material yang dipakai dengan harga semurah itu. Bila material yang dipakai tidak sesuai standard atau berkualitas jelek, maka efeknya adalah MCB tidak bekerja sesuai rating-nya.

Hal ini berbahaya bagi instalasi listrik terutama pada kabel bila terjadi hubung singkat, yaitu MCB tidak trip atau turun sehingga arus hubung singkat yang luar biasa besar tetap terjadi dan merusak isolasi kabel sehingga timbul percikan api yang dapat mengakibatkan kebakaran. Karena itu belilah MCB yang berkualitas baik mengingat fungsinya yang cukup vital sebagai proteksi dari system instalasi listrik rumah.

Semoga artikel mengenai MCB yang dibagi dalam dua tulisan ini cukup bermanfaat bagi pembaca dan mohon maaf bila alur pembahasannya banyak berhubungan dengan hal-hal teknis. Kita berusaha membuatnya mudah dimengerti. Silahkan bila ada yang ingin menambahkan, koreksi ataupun sharing mengenai penggunaan MCB ini

ILR-Team

Artikel Terkait Lainnya :

1. MCB sebagai Proteksi dan Pembatas Daya Listrik

2. Listrik, tak kenal maka tak hati-hati…

3. Listrik, tak kenal maka tak hati-hati..(2)

4. Mengenal Peralatan Instalasi Listrik Rumah

5. Mengenal Peralatan Instalasi Listrik Rumah (2)

6. Mengenal Peralatan Instalasi Listrik Rumah (3)

7. Kabel Listrik dan Kuat Hantar Arus

8. Arde atau Grounding untuk Instalasi Listrik Rumah

9. Pengawatan Meter Prabayar dan Munculnya Tulisan “PERIKSA”

10. Banjir….Waspadai Instalasi Listrik bila Rumah Tergenang

 

Bergabung dalam Komunitas ILR :

1. Forum InstalasiListrikRumah.com

2. Grup Diskusi & Berbagi InstalasiListrikRumah.com di Facebook

3. FanPage InstalasiListrikRumah.com

 

 

 

138 Responses to MCB sebagai Proteksi dan Pembatas Daya Listrik (2)

  • Erwin:

    Web yg mencerdaskan,,,mas,,aku mau nanya…
    1. mesin air drmhku 750 watt dipasangi kabel serabut 75 mm (kabel isolasi terluar putih) apakah aman??
    2. apakah aman jika mcb 6 A dan 4 A dipasang bersamaan? krn setahu sy sbgai org awam listrik mcb musti sama2 amperx? karna beban musti imbang?

    makash penjelasannya.

    • 750 watt = 750/220 = sekitar 3,5 A , dan untuk kabel srabut itu apa benar diameter 75mm atau 0,75mm??kalo mau lebih aman lebih besar diameter kabel lebih baik ( tapi mahal ) saya sarankan 2.5 mm saja
      untuk pemasangan MCB bisa dipasang berapapun dan disini saya bingung apakah dipasang secara seri atau paralel?? kalo seri dan tidak bercabang pemasangan double MCB tidak berguna karena yang terkecilo yang akan memutus arus ( bila arus lebih )
      kalau dipasang parallel berbeda beban / cabang boleh saja 1 mcb untuk mengamankan 1 beban
      kalo output digabung..berbahaya jangan dilakukan!!!
      semoga bermanfaat

  • djarot:

    Malem Pak..saya mau nanya nie…kalo dimeteran ada 3 MCB artinya apa ya..?daya untuk meteran tersebut sekitar 23000 VA.kalo digunakan untuk 50 komputer kok sering mati ya Pak..Terima Kasih..Mohon pencerahnnya..

  • djarot:

    MAlem Pak..saya mau tanya Pak..ditempat saya ada meteran dengan 3 MCB yang berdaya 23000 Watt.apakah cukup untuk menghidupka komputer 60 unit ditambah 5 AC 1 PK?karena sering sekali anjlok dayanya..terima Kasih..mohon pencerahannya…

  • syaiful:

    mas aq punya masalah mcb d rumah sering trip semisal kulkas sama tv aq nyalain pasti trip dengan daya meteran 450 watt solusinya gimana apa harus pake power supply.trims

    • Al adn:

      Coba cari namanya soft stater buat tv nya

    • benediktus edy wibowo:

      Dear Syaiful,

      Mungkin yang dimaksud adalah daya 450 VA. Dengan daya 450 VA akan menghasilkan sekitar 414 Watt (dengan asumsi faktor daya 0.9). Yang pertama harus dilakukan adalah mendata semua peralatan yang sedang hidup (on) pada saat kulkas dan tv dinyalakan bersama2. Trip bisa terjadi karena beban lebih. Beban lebih dapat dibagi mejadi beban sesaat dan beban continus. Untuk beban sesaat dapat terjadi karena adanya lonjakan beban yang nilai dayanya besar dengan waktu yang cepat. Beban continus dapat terjadi karena adanya beban yang nilai dayanya besar karena dari pemakaian daya yang berlebihan. Untuk permasalah bapak Suaiful hal ini dapat terjadi karena
      1. Beban sesaat, dimana terjadi lonjakan daya yang cukup besar yang melebihi rating dari MCB.
      2. Beban contuinous dapat disebabkan karena pemakaian yang berlebihan. Hal ini dapat dilakukan dengan b menjumlahkan daya (watt) yang sedang aktif (on)

  • abdel:

    mau tnya mas kalo peng hitungan daya buat 3 poel itu gmna ya?
    kan klo buat 1 poel di kali nya 220,nah kalo buat 3 poel gmna tu?

    • benediktus edy wibowo:

      Dear Abdel,

      untuk perhitungan 3 Phasa adalah :

      P = 1.73 x V x I x Cos phi
      diamana:

      P = Daya (watt)
      V = Tegangan (volt)
      I = Arus (Amprere)
      Cos phi = faktor daya

      Demikian info yang dapat saya berikan semoga dapat membantu.

  • heri:

    pak mau tanya kenapa mcb utama bisa ngetrip pada saat terjadi konslet padahal sudah di pasang mcb grup. makasih

  • Bambang Tri:

    Mau tanya mas,
    saya punya problem di gudang saya pakai listrik 3 phase. di MCB lampu digunakan untuk lampu pagar dan lobby gudang melalui masing2menggunakan 2 buah dublbe saklar (1 saklar 2 buah lampu paralel) . problemnya MCB tsb sering trip setelah ON 3 sampai 5 menit. bahkan saklar lampu dalam keadaan OFF. apalagi di ON
    *saya sudah cek lampu pagar dan lobby satu per satu tidak ada masalah
    *saya sudah coba ganti MCB tsb tp masih terjadi trip
    Itu saja mas,
    Tolong bantu saya untuk mengatasi masalah ini. by email lebih afdol.
    Matur nuwun
    Bambang

  • jaya:

    mohon bantuannya pak.
    kalo kebutuhan listriknya sampe 6000 VA, MCB yang dipakai sebaiknya berapa ampere dan berapa phasa pak?

    terima kasih atas bantuannya

  • deo:

    tolong dibantu saran dong pak, listrik trpasang 6600va 3phase dgn 7kamar tidur masing” ac 2pk+ 1pompa air jetpump.
    rencana menambahkan mcb/kwh u/ tiap kamar agar lbh mdh dikontrol.
    misal satu kmr trdpt 2-3 titik lampu @18-20w, ac 2pk dan stOkontak u/ kukas 1pintu 50w,magicom 350w, tv crt 21″, pemanas air 300w.
    yg ingin ditanya :
    1.cukupkah 6600w u/ mensupply keperluan 7kamar?
    2. u/setiap kmr, mcb brp ampEre yg diperlukan u/ stopkontak, titik lampu dan ac?

    terimakasih.

  • yahya:

    saya sering bingung membedakan MCB yang bagus antara C6 dan CL6 ,dan bagaimana cara membedakannya
    itu saja sih

  • hendro:

    mas mau nanya….
    saya ada usaha warnet dengan 8 komputer, arus terpasang dari PLN 1300 va dan memakai mcb di dalam 10A, kemudian saya gunakan juga stavol 5kva
    kira-kira topologinya begini ;;

    PLN >> MCB 10A >> Stavol 5kva >> Jaringan di warnet

    Yang jadi masalah, setiap Stavol di On kan ( klu malam di OFF kan) maka mcb PLN slalu trip, terpaksa cok semua komputer di cabut dari stop kontak. Dan bila semua cok sudah dicabut maka kesemua komputer dapat dinyalakan..tanpa trip lagi..

    1. Apakah memang kurang daya listrik saya?
    2. Bila kurang daya, mengapa semua komputer dapat dinyalakan setelah semua cok dicabut..?
    3. Apakah ada kesalahan pada MCB saya, dan bgmana urutan pemasangan jaringan saya..apakah ada kesalahan?
    4. Saya menggunakan kabel 2 x 1.5 murni SNI, apakah tidak bermasalah?

    Mohon Maaf karena terlalu banyak pertanyaannya, maklum teknisi terpaksa..
    bila berkenan via email saja………Terima Kasih banyak….

    • Adi:

      Pak Hendro.

      Saya bantu jawab ya..

      Di dalam power supply komputer dan monitor terdapat kapasitor. Pada saat pertama kali dihubungkan ke tegangan listrik, kapasitor tersebut akan terisi muatan listrik. Pada saat proses pemuatan listrik ke dalam kapasitor itu terjadi arus puncak yang sangat besar, apalagi bila 8 buah komputer dihubungkan secara paralel dan dihubungkan ke sumber listrik secara bersamaan, maka arus puncak pada saat pengisian kapasitornya akan luar biasa besar. Tapi itu hanya sesaat saja, setelah beberapa detik akan normal kembali. Tapi walau demikian arus puncak pengisian tsb cukup mampu untuk membuat MCB “nge-tripp”.

      Solusinya buatkan stop kontak yang ada saklarnya pada tiap2 komputer. Sebelum menghidupkan stavol, kondisikan semua saklar dalam kondisi OFF. Lalu setelah stavol dinyalakan barulah saklar pada kontak tsb dinyalakan satu persatu.

  • agung:

    mas saya mau tanya banyak tentang mcb,,,karna saya sedang pendalaman skripsi_bisa membantu saya atau tidak mas__jika ada contact atau email bisa minta tidak?

  • murah mana listrik yang memeakai meteran dengan listrik pulsa,, trimakasih semoga di bantu

  • WAWAN:

    Salam kenal pak, saya mau menanyakan cara membaca spec MCCB. Di nameplate tertera 25 kA/380V, 35kA/220v, sedangkan di handle MCCB tersebut tertera 60A. Jadi berapa amper kapasitas dari MCCB tsb, mohon dibantu, terima kasih

    • Al adn:

      Yg ada tulisan kA adalah rating/kemampuan sesaat menahan ledakan akibat shorcircuit,dari tulisan diatas,maksudnya jika dipakai di sistem 220v maka arus sesaat yg diijinkan sebesar 35kA, angka ini dari perhitungan yg berasal dari sumber listriknya dan beban utk MCCB tsb(misal dihitung program ETAB), klo mnurut saya MCCB tsb kemungkinan berkapasitas 60A. Coba di cek di nameplate.

  • egi:

    selamat pagi pak,saya udah daptar tambah daya tapi tdk di acc aja,ada solusi lain gak,misalkan perangkat yang bisa menaikan daya,makasih

    • Al adn:

      Coba :
      1. Pastikan anda memang butuh tambahan daya,ataukah hanya butuh pada waktuwaktu tertentu? jika memang butuhnya selalu,ya mau tidak mau tambah daya, tapi bila kondisi tertentu saja, misal malam hari/sore hari, mungkin perlu penjadwalan pemakaian, misal pompa air bisa siang, setrika siang dll.
      2. Ganti beban dgn yg hemat energi, lampu TL biasa jelas boros
      3. Pasang penghemat listrik, banyak dijual di pasaran, jika beban rumah banyak induktor, misal lampu TL, AC, kipas angin.

  • Erick:

    salam kenal pak,
    saya mau ikut nanya juga pak. Dirumah saya menggunakan ELCB dengan 5 MCB yang di bagi untuk beberapa kebutuhan :
    ELCB nya 25A/0.03
    Daya di rumah 2200
    MCB 1 = 6A , untuk lampu-lampu
    MCB 2 = 10A, untuk stop kontak(colokan listrik )
    MCB 3 = 10A, untuk AC
    MCB 4 = 10A, untuk AC
    MCB 5 = 10A, untuk AC

    dan yang ingin saya tanyakan kenapa MCB 2 yang untuk colokan listrik selalu membuat meteran turun dan MCB nya juga turun, saya cek tidak ada yang konslet karena setiap saya naikkan kembali , lalu sekitar 10 – 30 menit akan kembali turun. bila MCB 2 tidak saya naikkan tetapi MCB 1, MCB 3, MCB 4, dan MCB 5 saya naikkan meteran tidak turun.

    Mohon pencerahannya
    Terima kasih

    • Wawan:

      kalau saya boleh kasih saran sebaiknya bapak cek stop kontaknya, kemungkinan ada short circuit atau ada konslet atau lembab. Apabila stopkontak ok, bapak cek peralatan yg di gunakan apakah dari peralatan tsb yg menyebabkan konslet. Saya pernah mengalami hal tsb, dan setelah di cek ternyata salah satu stopkontaknya ada yang lembab.

      • budhisetiyo:

        kita saling share…. :)

        Saya setuju dengan jawaban dari sdr wawan mungkin sebaiknya dilakukan pengecekan pada tiap-tiap stop kontak dan juga instalasi kabel pada MCB 2..
        Sedikit menambahkan juga bawasannya fungsi dari ELCB ini lebih sensitif (peka) dari pada MCB. karena fungsi dari ELCB itu sendiri sebagai pengaman arus bocor.. sedikit saja ada kebocoran arus maka ELCB bisa langsung trip. bisa dikatakan untuk pemasangan atau penggunaan ELCB harus benar benar memperhatikan pemasangan instalasi listriknya, apakah instalasi sudah terpasang dengan baik artinya sudah terjamin untuk keandalannya. :)

  • jeff:

    mas, mau tanya..dikantor saya ada genset 40 kva, dan saya ada ac 3 phase sebanyak 4 buah, ketika 1 AC saya hidupkan, lalu saya cek ampernya = 4 A, 7 A, 5 A.
    kalau saya hidupkan 2 AC, saya cek ampernya = 8 A, 14 A, 9 A
    kalau saya hidupkan 3 AC, saya cek ampernya = 12 A, 21 A, 13 A
    kalau saya hidupkan 4 AC, saya cek ampernya = 16 A, 28 A, 18 A, pada posisi ini Genset saya Overheat.
    Yang saya tanyakan :
    1. Kenapa Genset saya bisa Overheat
    2. Apa yang saya lakukan sehingga AC saya bisa hidup semua tapi Genset saya tidak Overheat
    nb. masing masing AC memakai MCB 25 A.
    Tolong bantuan teman teman ddan teriima kasih.

    • benediktus edy wibowo:

      Dear Jeff,

      Saya mencoba menjawab pertanyaan bapak..
      1. Melihat data yang bapak sajikan, terlihat Beban AC 3 fasa tidak seimbang. Ketidak seimbangan beban inilah yang menyebabkan genset bapak overheat.
      2. Yang harus bapak lakukan adalah membuat beban seimbang untuk AC 3 fasa. Bapak dapat menghubungi maker pembuat AC tersebut.

      Demikian info yang dapat saya berikan dan semoga berguna.

  • BAYU:

    sssip ni,,,
    q mau nanya ni mas,,
    kalo di atas skakel MCB tertulis CL4,,itu untuk kapasitas daya listrik brapa ya?450V atau 900V?trimakasih sbelumnya…

  • DIDI:

    mas saya mau tanya nih
    knapa mcb di meteran pln selalu turun kalau ada konslet di rumah ? padahal mcb di meteran 10 amp 3 phase , dan di rumah pake yang 6 amp 3 phase

  • Adi:

    Websitenya Sangat berguna sekali, bikin semua orang jadi paham.
    Tapi sayang website pengunjung ramai seperti ini gak ada iklan, coba mas buat kolom iklan. Kan duitnya bisa bikin semangat untuk terus melanjutkan website ini bertahan dengan isi-isi yang sangat bermanfaat ini. Salam mas, maju terus….

  • Dedy:

    Selamat siang pak. Saya mau tanya nich.

    Rumah saya sebelumnya mempunyai daya 1300, masalahnya adalah apabila aliran listrik mati kemudian nyala kembali meteran selalu turun. Nah sebelum meteran di-ON-kan semua peralatan listrik harus di-OFF-kan dahulu baru bisa menyala kembali.

    Kemudian daya saya tambah dari 1300 ke 2200 dan meteran diganti jadi sistem voucher. Pada saat aliran mati kemudian hidup kembali meteran tetap turun, tapi untuk menghidupkan kembali sudah tidak perlu mematikan perlatan listrik. Kenapa ya pak ini bisa terjadi?

    Sebagai informasi:
    1. Saya pake dispenser, kulkas.
    2. MCB dimeteran voucher memakai C32N; CL10
    3. MCB didalam ada 4 buah: ada yg pake CL16 dan CL10

    Terima kasih.

  • stenly:

    selamat malam pak

    sy mau nanya
    rumah saya mempunyai daya 900w dengan 3 mcb masing2 2A

    kamar saya ada komputer
    kenapa setiap kali menghidupkan stavol mcb yg terhubung dengan kamar saya turun?
    saya sudah coba cabut semua kabel di stavol dan stavolnya dipasang tetapi mcbnya tetap turun.

    terima kasih atas bantuannya

  • Salam mas,
    dirumah saya mengguankan 1300Va, dan rencananya akan dibagi ke 4 kamar. dimana 1 kamar kebutuhan dayanya 600W (dibawah ) dan sisanya untuk ke 3 kamar (diatas)..
    nah, berapakah kebutuhan rating mcb untuk ke2 bagian diatas (yang dibawah dan yang diatas).

    terima kasih

  • Maz_DaRto:

    mau tanya… seumpama sekering d rmh d ganti dg MCB (jd MCB ad 2, 1 di Meteran luar dan 1 sbg penganti krja Sekering). apakakh MCB’y hrus sama dg Ampere dg yang d meteran luar (2A: krn pkai 450 w) atau blh d ksh yang lbh bsr smisal 4A tau 6A. trims

  • Sandi A.:

    Permisi, Numpang Tanya donk..!!

    pada materi di atas mengenai arti C16tertulis :
    “Kode ini menjelaskan tripping curve MCB yaitu tipe “C”, dengan proteksi magnetic trip sebesar 5-10In (In : arus nominal atau rating arus dari MCB)”
    Maksudnya dengan magnetic trip sebesar 5-10IN apa??
    selain Type “C” ada type apa lagi…??

    Terima Kasih
    Sandi A.

    • hj:

      magnetic trip 5-10 In, ada hubungannya dengan arus starting dan arus short circuit dari beban,…selain kurve c ada curve b (3-5 In) selain ityu ada kurve D kurve z.
      curve B biasanya banyak dipakai di beban DC atau beban yang shortcircuitnya dibawah 5 In…
      kalau kurve D dipakai kalau arus starting dari beban sangat besar.

  • Kakaa:

    Assalamu’alaikum Wr.Wb.

    Mau tanya nih, dirumah sudah terpasang kapasitas daya 1300 watt. Bila akan dipasang 3-4 AC, kira-kira butuh daya berapa? (Pemakaian listrik rumah: TV tabung 2 (tidak sering), TV LCD 2 (jarang dipakai), kulkas, Microwave (sesekali/jarang), komputer (1 unit, standby mode).

    Pemakaian AC pun nantinya tidak akan sering dijalankan berbarengan (tiap hari hanya sekitar 6 jam).

    mohon pencerahannya, terima kasih.

  • ahat:

    pak.mau tanya.klu pasang mcb didalam rumah,kabel in dan out nya dimana.mhn penjelasannya.makasih

    • benediktus edy wibowo:

      Dear Ahat,

      Untuk pemasangan mcb dapat diletakkan di tempat yang mudah terjangkau, tidak berdebu, dan faktor keamanan dapat dijaga. Untuk penempatan kabel in dan out dapat langsung dipasang di area atas mcb (untuk perumahan dapat di letakkan di langit2 rumah). Dan yang terperpenting setiap sambungan kabel di beri pelindung isolasi.

      Semoga dapat membantu saudara AHAT.

  • Reyhan:

    mohon bantuannya ….!!!!
    rumah saya kan tegangan listriknya 900watt .
    terus saya punya warnet dan PC/KOMPUTERNYA sebanyak 5 buah .
    tapi sering jenglek mcb panel listriknya …
    dirumahku ada kulkas 1 , magiccom 1 , tv 3 .. tapi meskipun semuanya barang2
    tidak menyala kecuali komputer 5 itu , listriknya kadang2 masih jeglek aja…!!!!

    bagaimana ini solusinya dengan dana yang pas2san ini … !!!!
    warnet saya pun tanpa stavolt karena dana yang tidak cukup mau beli …

    mohon bantuannya sangat …. trim’s

  • benediktus edy wibowo:

    Dear Reyhan,

    Saya perbaiki sedikit untuk pemahamannya ya, 900 watt yang saudara Reyhan sebutkan diatas sebenarnya adalah kapasitas daya terpasang sebesar 900 VA. Dengan kapasitas daya 900 VA akan dapat digunakan maksimum sekitar 810 watt.

    Mengapa sering mcb trip (jenglek)??

    Kita harus mengetahui beban maksimum yang ada jika 5 buah komputer dinyalakan bersama-sama, caranya mudahnya dengan menjumlahkan semua nilai daya yang ada di nameplate komputer tersebut. Kemungkinan daya yang terpakai untuk 5 buah komputer dengan kapasitas daya terpasang lebih besar. Faktor inilah yang menyebabkam mcb trip.

    Bagaimana solusinya??

    Solusi dapat dilakukan dengan menaikkan daya terpasang dari 900 VA menjadi 1300 VA. Dengan kenaikan daya terpasang maka daya maksimum yang dapat digunakan menjadi sekitar 1170 watt. Konsekuensi dengan kenaikan daya terpasang akan menaikan tarif per kwh yang dipakai.

    Demikian jawaban yang dapat saya berikan semoga dapat membantu saudara Reyhan.

  • anjuGOGO:

    pak saya salut melihat pertanyaan2 yg diatas….
    tapi saya tidak mau bertanya….
    saya mau BELAJAR LISTIK untuk bekal saya di masa mendatang
    jika ada BAPAK-BAPAK yang besedia mengankat saya jadi muridnya saya mau pak
    daerah JAKARTA
    makasih sebelumnya….

    • Deni Asep:

      mas anju bisa ikut pelatihan ditempat saya di wilayah cibubur jakarta timur disana saya mengadakan praktek assembling panel listrik hub 02170187888/081905886607

  • suryo:

    Pak.. baru2 ini saya dapat tagihan PLN mengenai overload tegangan. Hal ini terjadi karena ada selisih antara konsumsi listrik di Meteran dengan yang di komputer milik PLN. Apa hal ini bisa terjadi? karena bukankah seharusnya MCB bekerja saat konsumsi listrik melebihi beban? Terimakasih

  • yopi arison:

    saya mau tanya pak untuk di indonesia sendiri,, merk2 mcb apa saja yang sering di pakai,,,, dan merk apa saja yang paling baik dan yang paling jelek,,,,? terima kasih informasinya…

  • Ari:

    Pak ILR yang saya hormati, saya mohon penjelasan untuk PLN itu menjual arus atau kwh. Kalau menjual kwh, kenapa yang dibatasi adalah arusnya? Mohon penjelasannya. Mohon maaf, saya masih awam.
    Terima kasih atas perhatian dan jawabannya.

    Salam.

  • Ferri:

    Pak, saya mau tanya kasus instalasi listrik di rumah saya. Saya memasang ELCB, tapi hanya bisa jalan tanpa pentanahan ke bawah, padahal saya sudah buat grounding dengan pipa tembaga murni sedalam 3 meter (tahanan sudah <5 ohm). Dan jika saya hubungan ke grounding tanah ini, maka MCB khusus stop kontak akan trip semua. Mohon sangat advice solusinya untuk masalah yang saya hadapi ini…Terima kasih sebelumnya.

  • achmed atar:

    gan mau tanya kapasitas mcb itu berapa saja?
    kalo cari di internetkata kuncinya apa?

  • eky:

    Mz mau tanya.salah satu kabel pln yg bewarna kuning yg ada di box panel tdk ada arus knapa ya??

  • U'ang:

    Pagi mas. Saya mau nanya di rumah sya ada jet pump dgan daya 250 watt truz saya pakai mcb C32N tp sring trip truz …bgaimana solusinya..trima kasih…

  • Farid aji k:

    ass….
    mohon maaf ini saya mau tanya, di tempat kerja saya memakai listrik 3 phase, dan listrik tsb, terbagi dengan sejumlah peralatan” listrik tetpi heran, di suatu ruangan yangt isix 40 komputer, terjadi sellu restart karena turun tegangan apa solusi yang tepat pak, trim’s

  • asep:

    listrik di rumah 900 watt.sebelum nya mcb pln tdk trip ketika tv,magic com,pompa air dan komputer di pakai bersamaan itu berlangsung slama 3 thn rumah di tempati.tpi skarang hnya menghidupkan komputer selama 10-20 mnt mcb jd trip,sedang kan menyalakan elektronik selain komputer mcb tdk trip.penasaran dngan keadaan ini,saya beberapa kali menyalakan di rumah tetangga ternyata komputer normal² saja,bahkan di post satpam komplek yg ber daya 450watt pun normal,tolong beri solusi nya ada ap sebenar nya dengan listrik yg d rumah?

  • Galih:

    Mau nanya ni mas di kantor saya ada 2buah meteran listrik , masing masing meteran 25amp,
    Kemudian output dari kedua mcb d meteran tersebut di copel jadi satu,
    Bagaimana pendapat bapak

  • hakam:

    Selamat pagi pak ILR.
    Saya mau tanya berkaitan dgn mcb dg motor listrik.
    Spesifikasi motor listrik saya, 3phasa, 1.5kW, 6.4A.
    Untuk pemilihan pengaman mcb nya bagaimana ya pak?
    Terimakasih sebelumnya.

  • yusup sihite:

    mas. saya ada pertanyaan
    mas gimana cara nentukan MCB baik atau tidaknya. berikan solusinya, tenkiu mas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Berlangganan Artikel

Berlangganan RSS

Ketik email anda untuk berlangganan:

Mengapa Berlangganan? | Apa itu RSS Feed?


Website Counter

Komentar Terbaru

  • wahyu: Dear pak. Adakah teori yg mendasari untuk penggunaan kabel netral lebih kecil dari kabel phasa misal kabel...
  • radykasaje: gan, mhon bantuan cara masukan kode clear temper di mpb glomet gx 669
  • sagiputra: bagus sekali inpohnyaaa…saya sudah beli “radar” ini tapi bingung sendiri pas mo...
  • edd: Kang, kesalahan yg biasa terjadi waktu pemasangan ball floater ap ya? Pertama pasang terbalik, trus ud dibenerin...
  • ridwan: bagai mana cara untuk membagi stk dan lp daya 5500 3 fhase