Perhitungan Listrik Paska Bayar

Ini adalah bagian ketiga dari artikel kami mengenai perhitungan tarif listrik untuk golongan rumah tangga. Dua artikel sebelumnya adalah “Perhitungan Tarif Listrik Prabayar” dan “PPJ (Pajak Penerangan Jalan)

Dan tulisan ketiga ini membahas cara perhitungan untuk listrik paska bayar. Secara prinsip, skema pembayaran penggunaan listrik untuk pelanggan paska bayar berbeda dengan prabayar. Jika pelanggan listrik prabayar diharuskan membeli dahulu jumlah kWh listrik untuk ditambahkan ke kWh-meter tetapi berapa banyak pembeliannya bisa ditentukan sendiri oleh pelanggan sesuai keinginan (bisa membeli listrik beberapa kali dalam sebulan). Sedangkan pelanggan listrik paska bayar baru membayar listrik setelah dipakai dalam sebulan dan kewajibannya adalah membayar sesuai besarnya tagihan (tidak bisa ditentukan sendiri apalagi dicicil). Kedua skema tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Setelah kita mengetahu bagaimana perhitungan biaya listrik untuk prabayar (artikel “Perhitungan Tarif Listrik Prabayar”), maka bagaimana dengan perhitungan biaya listrik untuk paska bayar?

 

**

Komponen perhitungan biaya listrik sama dengan prabayar, yaitu terbagi dalam 3 komponen perhitungan yaitu :

1. Biaya Admin Bank

Besarnya biaya admin bank ini tergantung tempat dimana kita membeli pulsa listrik. Biasanya antara Rp.2000 s/d Rp.3500.

2. PPJ (Pajak Penerangan Jalan) atau PJU

PPJ atau PJU ini ditentukan nilainya berdasarkan prosentase yang ditetapkan (lihat artikel “PPJ (Pajak Penerangan Jalan)”). Misalnya 3% dari total kWh yang dibayarkan. Besarnya PPJ atau PJU berbeda di tiap daerah, karena ditentukan oleh pemerintah daerah masing-masing melalui perda yang dibuat.

Contoh :

PPJ atau PJU di DKI Jakarta untuk pelanggan rumah tangga adalah 3%, sedangkan di Kabupaten Bandung sebesar 6% dan Surabaya adalah 8%.

3. Tarif Listrik per-kWh.

Komponen ini mengacu kepada TDL (Tarif Dasar Listrik) atau TTL (Tarif Tenaga Listrik) yang ditetapkan oleh pemerintah dan berlaku nasional.

 

Tarif Dasar Listrik 2013

Tarif Dasar Listrik 2013

 

Total dari ketiga komponen itu adalah jumlah tagihan listrik yang harus kita bayarkan.

**

Cara perhitungan :

Selisih kwh antara Stand meter akhir (pembacaan meter yang terakhir oleh petugas) dikurangi stand meter sebelumnya.

Misalkan selisihnya adalah 100kWh

 

**

Untuk listrik 900VA :

Biaya Beban (BB) + Biaya Pemakaian (BP)

 

Biaya beban (Rp. 20.000 x kVA) = 20,000 x 0.9kVA (900VA) = 18,000

 

Biaya pemakaian :

Blok I (20 kWh pertama) x Rp.275 = Rp.5500

Blok II (40 kWh berikutnya) x Rp.445 = Rp.17,800

Blok III (diatas 60 kWh) x Rp. 495 = (100 – 60) x 495 = 19,800

Total Biaya pemakaian : Rp 43,100

 

BB + BP = Rp.61,100

 

Biaya lainnya :

PJU (3 – 10% tergantung peraturan kotamadya/kabupaten); DKI menerapkan 3%

PJU = 3% x Rp. 61,100 = Rp.1,833

 

Admin bank (antara 2000 – 3500); ambil rata2 Rp.2500

 

jadi total tagihan listrik : Rp.61,100 + Rp.1,833 + Rp.2500 = Rp.65,433

 

**

Untuk Listrik 1300VA :

1. Jika pemakaian dibawah 40 jam nyala maka berlaku rekening minimum (RM).

RM : 40 x daya tersambung (kVA) x Biaya Pemakaian (Rp.979/kWh)

Jam nyala : kWh perbulan dibagi dengan kVA tersambung.

 

2. Jika pemakaian melebihi 40 jam nyala maka berlaku perhitungan Biaya Pemakaian Rp.928/kWh

 

Misal jumlah kWh perbulan 100 kWh maka :

Jumlah jam nyala : 100 / 1.3kVA (1300VA/1000) = 76.92 jam

Oleh karena melebihi 40 jam,  maka berlaku cara perhitungan no.2 yaitu :

Biaya Pemakaian : Rp.979 x 100 = Rp.97,900

 

Untuk biaya lainnya, komponen dan cara perhitungannya sama dengan yang 900VA, dengan catatan prosentase PJU bervariasi untuk tiap daerah.

 

**

Semoga artikel ini mencerahkan dan bermanfaat bagi anda.

 

Salam,

ILR-Team

Follow twitter : @listrikrumah

****

 

Artikel Terkait Lainnya :

1. Perhitungan Tarif Listrik Prabayar

2. Percikan Api di kWh Meter Instalasi Listrik Rumah 

3. Pengawatan Meter Prabayar dan Munculnya Tulisan “PERIKSA”

4. Kenaikan Tarif Listrik per 3 bulan tahun 2013

5. PPJ (Pajak Penerangan Jalan)

 

 

Bergabung dalam Komunitas ILR :

1. Forum InstalasiListrikRumah.com

2. Grup Diskusi & Berbagi InstalasiListrikRumah.com di Facebook

3. FanPage InstalasiListrikRumah.com

 

*****

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Berlangganan Artikel

Berlangganan RSS

Ketik email anda untuk berlangganan:

Mengapa Berlangganan? | Apa itu RSS Feed?


Website Counter

Komentar Terbaru

  • Indra Jaya Kusuma: Belum ada perubahan apa-apa, bahkan lebih parah. Saat ini tagihan perbulan mencapai 750 rb....
  • Andry: info pentingkhusus area pekanbaru / riaujasa pemasangan :1.instalasi listrik2.panel 2 listrik3.anti...
  • agus sulaiman: Trimakasih sharingnya boss Kalo agan agan lagi nyari-nyari kabel lokal maupun impor bisa hubungi saya...
  • sasmito: min gimana cara mengukur isolasi?saya pakek alat ukur megger kyoritsu3132A.TERIMA KASIH
  • Fadrin: Mohon bantuannya pak, saya ada kendala dgn mesin cuci dgn daya 3 phase. Pada awalnya mesin tersebut berjalan...