Monthly Archives: April 2011

Hati-hati Menggunakan Kabel Rol

Kabel rol di instalasi listrik rumah.

Contoh penggunaan kabel rol di instalasi listrik rumah

Kabel rol (biasa disebut kabel gulung) atau bahasa kerennya “extention cord” atau “extention outlet” ini sangat lazim dipakai di instalasi listrik rumah. Alat ini bersifat multi fungsi sebagai perpanjangan stop kontak permanen yang terpasang di dinding. Jangkauannya luas dan sangat fleksibel sehingga mampu mencapai tempat yang agak sulit rutenya.

Apalagi di kehidupan era modern sekarang ini yang dominan banyak menggunakan piranti elektronik portable yang bisa diletakkan dimanapun tetapi membutuhkan sumber daya listrik.

Karena itu kabel rol adalah solusi yang sangat mudah bila kita menghadapi keterbatasan jumlah dan posisi dari stop kontak listrik permanent. Hampir sebagian besar perumahan apalagi yang disewakan atau kamar-kamar kos bisa dipastikan punya alat ini. Biasanya untuk satu kamar atau satu ruangan paling banyak terpasang 2 titik stop kontak saja. Sedangkan bila menambah jumlah stop kontak pun pastilah perlu biaya instalasi yang kadang tidak murah.

Tetapi, dibalik kemudahan ini anda tetap perlu berhati-hati dalam penggunaannya. Karena sebenarnya alat ini pun mempunyai potensi bahaya yang cukup besar lho..

“Loh..Mas, kalau memang ada bahayanya apa boleh digunakan?”. “Ya Tentu boleh dong..kalau nggak pasti dech tidak ada yang jual. Tapi harus tahu dulu ya cara menggunakan alat ini dengan benar dan tahu juga apa sih potensi bahaya dari alat ini…”

Continue reading

Kesetrum (Tersengat Listrik)

Ilustrasi orang yang tersengat listrik

Fenomena kesetrum yang sering kita alami dengan listrik di rumah

“Awas…nanti kesetrum!! Jangan dekat-dekat..bahaya..” Ini kata-kata ampuh yang selalu diucapkan terutama oleh orang tua kepada anaknya, saat si anak terlalu dekat kabel listrik. Bahkan antar orang dewasa pun kata-kata ini seringkali terucapkan. Kejadian-kejadian seperti ini sebetulnya mencerminkan bahwa tingkat kewaspadaan kita masih tinggi akan adanya bahaya listrik.

Apakah anda pernah mengalami kesetrum? Saya kok yakin kalo anda pernah mengalaminya. Karena sayapun pernah dan kejadiannya waktu saya masih kecil sampai beranjak ABG (terus terang..saat menulis artikel ini, saya sempatkan bertanya kepada orang di sebelah kiri saya dengan pertanyaan sama. Dan jawabannya mirip dengan yang saya alami).

Mengapa sih kita bisa kesetrum? Bisakah hal itu dihindari? Bagaimana agar anak kita aman dari listrik? Jika pertanyaan2 ini muncul di pikiran anda, saya ucapkan selamat membaca artikel ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Sepintas saya sudah jelaskan masalah kesetrum ini dalam tulisan sebelumnya (lihat di “Listrik, tidak kenal maka tidak hati-hati..(2)”). Silahkan dibaca untuk menambah wawasan bagi anda.

Continue reading

Listrik, tak kenal maka tak hati-hati..(2)

Simbol Listrik AC dan DC

Gelombang Listrik AC dan DC

Melanjutkan postingan sebelumnya yaitu “Listrik, tak kenal maka tak hati-hati..“, berikutnya kami sajikan aspek-aspek lain mengenai listrik ini.

Listrik AC dan DC

Dilihat dari bentuk gelombangnya, arus listrik dibagi atas 2 macam : arus bolak-balik (AC – Alternating Current) dan arus searah (DC – Direct Current).

Kalau kita melihat gambar di sebelah ini, perbedaan yang paling mudah antara listrik AC dan DC adalah dalam polaritasnya, yaitu listrik AC mempunyai polaritas yang berubah antara positif dan negatif beberapa kali dalam satu period (bentuk gelombang sinusoidal) dan listrik DC mempunyai polaritas tetap sepanjang waktu. Karena itu listrik AC mempunyai frekuensi bolak-balik tersebut sebesar 50 Hz atau 60 Hz.

Anda bingung?? tidak masalah dan jangan khawatir…karena ini hanya penjelasan teknis saja dan yang terpenting adalah anda tahu bedanya secara kasat mata. Simak terus tulisan ini karena kami berusaha membuatnya mudah bagi anda.

Aplikasi Listrik AC dan DC

Secara kasat mata, listrik AC adalah listrik yang digunakan sehari-hari di sistem instalasi listrik rumah kita dan disuplai oleh PLN. Sedangkan listrik DC biasa digunakan pada battery, accu atau sel surya. Dan karena sifat yang bolak-balik itulah maka hal yang membedakan lainnya adalah bila kita “memasukkan colokan listrik ke stop kontak di rumah”(kita pake bahasa umum sehari-hari aja ya…in english : plug in to electrical cord or receptacle), maka tidak masalah bila di-colok terbalik-balik. Sedangkan untuk listrik DC harus secara jelas mencantumkan yang mana terminal positif (+) dan negatif (-) dan tidak boleh terbalik.

Continue reading

Listrik, tak kenal maka tak hati-hati…

Menara Jaringan Listrik PLN

Sebuah gambar menara jaringan listrik

Apa itu Listrik?

Listrik (atau “setrum”)? Ini merupakan kata-kata atau istilah yang sangat familiar bagi masyarakat umum. Sering kita mendengar kata-kata ini diucapkan dalam pembicaraan sehari-hari : “bayar listrik”, “tagihan listrik”, “tukang listrik”, “toko listrik”, dlsb..

Bila ditelusuri lebih dalam, banyak pula yang tidak tahu apa sih listrik itu? termasuk makhluk apakah doi ini? keren nggak ya? berbahaya nggak sih?

Bocorannya nih…kalo udah kenal sih sebenarnya si listrik ini keren tapi sekaligus berbahaya. Sama seperti api, si jago merah, yang bisa dikatakan kawan tapi sekaligus juga lawan. Nah, to the point aja.. kalo ingin tahu, silahkan melanjutkan baca artikel ini.

Sejarah Listrik

Dari sejarah listrik yang dikutip di situs wikipedia, adalah seorang Michael Faraday, ilmuwan Inggris, yang dijuluki sebagai “bapak listrik” karena berkat rintisan dari usahanya ini listrik menjadi teknologi yang banyak berguna.  Nama-nama lain yang dianggap sebagai tokoh listrik adalah de Coulomb, Alesandro Volta, Hans C. Cersted, dan Andre Marie Ampere.

Pengertian  mengenai Listrik

Dalam pengertian sederhana, kelistrikan adalah sifat benda yang muncul dari adanya muatan listrik yang merupakan kondisi dari partikel subatomik elektron dan proton. Bisa dikatakan listrik adalah sesuatu yang tidak terlihat dengan mata biasa dan fenomena kasat mata yang paling umum terjadi adalah petir (yang merupakan loncatan elektron dari partikel listrik).

Continue reading

Berlangganan Artikel

Berlangganan RSS

Ketik email anda untuk berlangganan:

Mengapa Berlangganan? | Apa itu RSS Feed?


Website Counter

Komentar Terbaru

  • pire resi: Dear Pak, Saya mau tanya, apa pengaruhnya jika beban 1 phasa, menggunakan perangkat MCB 3phasa dengan...
  • sasliadi: Ass, say ingin bertanya bang, lampu di rumah saya mati, padahal sudah di isis token, solusinua gi mna ya...
  • Nabil: Maksud dari pertanyaan sy apakah groding aliran terpisah yg di bumikan? Apa keuntungan dan kerugian bilah tdk...
  • Nabil: Untuk pln banyak yg tdk mewajibkan pasang gronding,klau tdk salah gronding itu aliran terpisah untuk safety,...
  • Anjas: Grounding ditempat saya mendapati 02.6 ohm. Apakah memenuhi Standar Persyaratan Umum Kelistrikan Indonesia?